SUKADANA (Lampost.co) -- Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yakni Miran warga Desa Sumbermarga, Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur harus meregang nyawa akibat tertembus peluru petugas karena melawan dengan menembaki petugas menggunakan senjata api rakitan jenis revolver, pada Minggu (22/4/2018).

Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro diwakili oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Lamtim Ipda Ronal Hartawan  mengatakan setelah petugasnya mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka. Tekab 308 Polsek Way Jepara bersama gabungan Team BADAK Polres Lamtim dan Satreskrim Polsek Sukadana bergerak menangkap tersangka di salah satu rumah di Dusun Sumur Bandung, Kecamatan Way jepara.



"Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan. Tersangka menembaki personel yang melakukan penangkapan. Sehingga dilakukan tindakan yang terukur dengan melumpuhkan tersangka," kata Ronal.

Ia melanjutkan, setelah terkena tembakan petugas, tersangka segera dibawa ke RSUD Sukadana. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tersangka dinyatakan meninggal dunia. Untuk barang bukti yang di amankan yakni 1 unit sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam dan 1 buah kotak Hp milik korban.

Dia menerangkan kejadian curas sebelumnya terjadi di rumah korban bernama Marsam (68) Dusun III, Desa Labuhanratu Ratu Danau RT 08/RW 02, Kecamatan Way Jepara, Lamtim.

"Pelaku bersama dua rekan lainnya yakni Dirhan alias Kadir (vonis LP Sukadana) dan Syahroni (daftar pencarian orang) masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel dinding rumah korban yang terbuat dari papan kayu. Kemudian salah satu dari pelaku menodongkan alat yang menyerupai senjata api ke arah korban. Setelah para pelaku melumpuhkan korban, dengan cara mengikat tangan korban. Para pelaku dengan leluasa mengambil harta milik korban berupa 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Vega R warna merah dan biru beserta dengan STNK dan BPKB-nya. Kemudian 2 unit ponsel nokia tipe 130 warna putih dan hitam," terang dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR