BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 8 Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yang telah mendaftar di DPC PDI-Perjuangan Bandar Lampung, telah menyerahkan berkas formulir pendaftaran. 

Ketua Penjaringan kandiat calon DPC PDI-Perjuangan Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta mengatakan. Batas waktu pendaftaran yang berakhir pada hari ini  16 september 2019, dan seluruh pendaftar telah menyerahkan berkas pendaftaran. 



"Tepat pada sore ini 16 september 2019, sebanyak 8 bakal calon wali kota dan wakil, telah menyerahkan berkas pendaftaran mereka ke kantor DPC PDI-Perjuangan," ujar Dedi,  Senin, 16 September 2019.

Dirinya menjelaskan, dari 8 balon tersebut terdiri dari 5 Wali Kota dan 3 sebagai Wakil Wali kota. Yang kemudian berkas para pendaftar akan dikoreksi terlebih dahulu oleh tim penjaringan DPC PDI-Perjuangan Bandar Lampung. 

"Untuk progres selanjutnya, kita koreksi kelengkapan dan keabsahan berkas para pendaftar, yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 sampai 18 September 2019.

Apabila  diketahui terdapat kekurangan data pada berkas pendaftaran yang disampaikan oleh masing-masing bakal calon. Maka pihak panitia penjaringan, secara otomatis akan menyerahkan kembali berkas untuk dilengkapi. 

"Nanti akan terlihat, terkait berkas mereka lengkap atau tidak lengkap, tetap akan kita beritahukan. Dan apabila terdapat kekuranga, maka calon harus melengkapi ditanggal 19 dan 20 september ini," jelasnya. 

Sementara itu, salah satu pendaftar sebagai wali kota bandar lampung, yaitu Eva Dwiana Herman HN, diketahui telah menyerahkan berkas pendaftaran pada Minggu, 15 September  lalu, sebagai peserta pertama yang telah menyerahkan berkas, dan diterima oleh panitia penjaringan di Kantor DPC PDI-Perjuangan. 

"Iya, bunda kemarin sudah menyerahkan berkas pendaftaran wali kota ke kantor PDI-P. Mudah-mudahan semua berkas lengkap tidak ada masalah" kata dia. 

Terkait hal selanjutnya apa yang akan dirinya lakukan. Terlebih soal sosialisasi kepada masyarakat Bandar Lampung, tentang pencalonan dirinya sebagai Wali Kota Bandar Lampung, melanjutkan program Herman HN.

Bunda eva, begitu sapaan akrabnya belum dapat berkomentar banyak.  Namun dirinya mengatakan pendekatan kepada masyarakat telah dilakukan. "Bunda terus sosialisasi kepada masyarakat, sampai saat ini juga masih. Tapi untuk lebih jelasnya nanti saja ya,  pasti bunda kabari lagi,"  singkatnya.   

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR