BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mengingatkan kepada bakal calon anggota legislatif (caleg) yang berlaga dalam pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang menahan diri dan tidak melakukan start kampanye duluan.

Hal tersebut mengingat saat ini sudah banyak alat peraga sosialisasi dan kampanye mulai bertebaran di media sosial, baliho, spanduk dan stiker di kendaraan umum untuk mepromosikan diri menaikan personal branding caleg agar dikenal masyarakat.



"Kita harapkan bacaleg menahan diri dan menghapus (alat sosialisasi.red) yang sudah terlanjur di posting di media sosial," Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung Divisi Pencegahan, Iskardo P Panggar kepada Lampost.co, Kamis (23/8/2018).

Ia mengatakan sesuai PKPU 23/2018 pasal 24 kampanye dilaksanakan sejak 3 (tiga) Hari setelah penetapan Daftar Calon Tetap Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Kemudian pada pasal 25 Partai Politik yang telah ditetapkan sebagai Peserta Pemilu dilarang melakukan kampanye sebelum dimulainya masa kampanye.

"Untuk sanksinya ada di pasal 74. Apabila melanggar ketentuan sebelum masa kampanye dikenakan sanksi administratif peringatan tertulis, penurunan atau pembersihan Bahan Kampanye atau Alat Peraga Kampanye; dan/atau penghentian Iklan Kampanye di media cetak, media elektronik, media dalam jaringan, media sosial, dan lembaga penyiaran," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR