KALIANDA (Lampost.co)--Pasukan berseragam loreng itu terlihat bahu-membahu membangun hunian sementara para korban tsunami di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Jumat (18/1/2019), meski panas terik menyengat kulit.

Rasa lelah dan kucuran keringat pasukan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan itu terbalaskan ketika jerih payah mereka dalam berjibaku membangun hunian sementara untuk korban tsunami telah menunjukkan wujud.



Satu per satu pasukan militer itu sigap dalam memasang rangkaian-rangkaian kayu balokan untuk tiang rumah. Dengan bergotong royong, bangunan rumah pun berdiri dengan kokoh dan siap pakai. 

Menurut Dandim 0421/Lamsel Letkol Kav Robinson Oktovianus Bassie, pihaknya sejak pascatsunami beberapa pekan lalu telah terjun ke lokasi terdampak tsunami. Hingga saat ini, mereka tetap siaga membantu para korban tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa. 

"Dari awal hingga sekarang kami terus berjuang membantu para korban tsunami. Mulai dari mencari para korban yang hilang, pembersihan puing-puing rumah hingga membangun hunian sementara," kata dia.

Menurut Dandim, pihaknya mebangunan 40 unit rumah di dua desa yakni Desa Way Muli Induk sebanyak 20 unit dan Desa Rajabasa 20 unit.

"Pasukan kami juga membantu proses pembangunan hunian sementara yang didanai PCNU Lamsel. Hunian ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi korban tsunami selama menunggu proses hunian tetap," kata dia.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR