LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 19 June
5433
Kategori Nasional
Penulis MTVN
Editor Winarko
LAMPUNG POST | Bahas Pengakuan Novel Baswedan, Kapolri Sambangi KPK
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Bahas Pengakuan Novel Baswedan, Kapolri Sambangi KPK

Jakarta (Lampost.co) -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tito ingin membahas soal pengakuan Penyidik KPK Novel Baswedan yang menyebut ada peran jenderal polisi di balik teror kepadanya.

"Nanti saya akan datang jam 14.00 WIB, siang ini dengan tim yang menangani. Nanti kita berdiskusi di sana," kata Tito di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin 19 Juni 2017.

Namun, Tito masih enggan merinci detail bahasan dalam pertemuannya dengan pimpinan KPK. Tito baru akan memberikan keterangan usai pertemuan di KPK. "Saya jelaskan di KPK saja nanti," ungkap Tito.

Senada, Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Iriawan pun enggan berkomentar banyak. Dia menyebut, pihaknya baru akan menggelar rapat terkait pengakuan Novel.

Sebelumnya, Novel menyebut ada keterlibatan perwira tinggi Polri dalam kasus penyiraman air keras kepadanya. Pengakuan itu dia beberkan kepada wartawan majalah Time saat mewawancarainya di ruang perawatan di rumah sakit di Singapura. 

"Saya menerima informasi ada jenderal polisi yang terlibat. Saya pikir informasi itu salah. Tapi, setelah dua bulan penyidikan kasus ini berjalan dan tak ada titik terang, saya pikir informasi itu benar," kata Novel seperti dikutip dari Time.com, Selasa 13 Juni 2017.

Kapolri mengatakan akan mengirimkan tim untuk bertemu Novel. Tujuannya, untuk meminta keterangan siapa jenderal yang dimaksud, sekaligus untuk mengembangkan penyidikan kasus penyiraman air keras.

"Kalau ada oknum jenderal, yang mana? Yang kedua, buktinya apa? Itu yang penting. Sebut namanya siapa? buktinya apa?" kata Tito. Jika terbukti ada jenderal polisi yang terlibat, Tito memastikan akan menindak. 

Novel disiram cairan yang diduga air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya, 11 April 2017. Saat itu, dia baru saja selesai menunaikan salat Subuh berjemaah di masjid tersebut sekitar pukul 05.10 WIB.

Akibat penyerangan ini, penglihatan Novel terganggu dan harus menjalani perawatan di Singapura. Sementara itu, Novel merupakan kepala Satuan Tugas di KPK yang menangani beberapa perkara besar, satu di antaranya adalah kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv