PANARAGAN (Lampost.co) -- Badan Kehormatan (BK) DPRD kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menyimpulkan kasus dugaan perbuatan asusila yang menimpa BY hanya kesalah pahamam dalam internal keluarga.

Kesimpulan tersebut diputuskan usai mendengarkan kronologis kejadian dari yang bersangkutan, sedari awal terjadi pada Selasa (17/10) pagi di kediaman BY di Jalan Pulau Sangiang, Sukarame, Bandar Lampung, sehingga menyebarnya berita dugaan perbuatan asusila tersebut.



Baca juga: Oknum Anggota DPRD Tubaba Diduga Hendak Merudapaksa Adik Ipar

"Setelah kami mendengarkan keterangan dari BY dapat disimpulkan pada prinsipnya persoalan ini hanyalah misskomunikasi, salah paham internal keluarga saja, dan beliau mengatakan sudah menyelesaikannya secara internal dan sudah diterima oleh keluargaan," ujar wakil ketua BK DPRD Tubaba, Solih dalam jumpa pers usai memimpin sidang, Selasa (24/10/2017).

Pantauan Lampost.co, sidang yang dijadwalkan pada pukul 10.00 pagi, terpaksa molor menunggu kehadiran BY yang baru hadir pada pukul 11.01 bersama dengan istrinya dan langsung menuju ruangan BK untuk menyampaikan klarifikasi terkait berita tentang dirinya.

Sidang BK dipimpin oleh Solih selaku wakil ketua BK, dihadiri wakil ketua DPRD, Ponco Nugroho dan anggota BK, Hanipal, dan satu orang staf DPRD setempat.

Sidang berlangsung tertutup, berakhir pada pukul 12.15, sebelum meninggalkan gedung DPRD Budi mengarahkan kepada para wartawan untuk minta langsung keterangan hasil sidang langsung kepada pihak BK DPRD Tubaba.

"Saya datang atas undangan klarifikasi dari BK DPRD, dan sudah saya sampaikan klarifikasi saya, jika kawan kawan ingin minta keterangan apa hasilnya bisa langsung minta keterangan resminya kepada BK saja," ujarnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR