KRUI (Lampost.co) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) yang ingin kembali maju dalam pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang, tidak dapat begitu saja mencalonkan diri di luar partai politik (parpol) yang diwakili pada pemilu sebelumnya. Hal ini disampaikan Komisioner KPU Pesibar Divisi Teknis Jefri, Rabu (1/8/2018).

Menurutnya, bagi calon legislatif yang berstatus anggota DPRD, yang di calonkan parpol berbeda dari parpol yang diwakili pada pemilu sebelumnya, wajib mengundurkan diri dengan melampirkan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD.



Dan jika terdapat incumbent yang berpindah parpol pada pemilihan legislatif tahun 2019, maka di pastikan tidak masuk dalam Data Calon Sementara (DCS).

"Saat ini sudah ada 295 berkas bacaleg dari 14 parpol melakukan pengembalian berkas, bagi incumbent yang berpindah partai dan tidak mengindahkan peraturan KPU otomatis tidak masuk dalam DCS," tegasnya.

Masih kata dia, saat ini KPU Pesibar masih lakukan tahapan verifikasi berkas, sehingga belum dapat diketahui berapa jumlah anggita DPRD Pesibar yang telah pindah parpol.

"Iya memang ada beberapa incumbent yang pindah parpol, tapi kita belum bisa teliti karena pengembalian bekas itu sifatnya hanya perbaikan, nanti kita akan tahun setelah dilakukan verifikasi berkas pencalonan terhitung tanggal satu hingga tuju Agustus," kata Jefri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, hingga saat ini masih ada lima anggota legislator yang aktif berkerja di DPRD Pesibar, padahal mereka mencalonkan diri di luar parpol yang diwakilinya pada pemilu sebelumnya.
 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR