PANARAGAN (lampost.co) -- Babak baru sengketa lahan di Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang melibatkan beberapa tiyuh, kembali bergejolak.

Hari ini, Jumat (18/5/2018), warga yang tergabung dalam forum masyarakat Bandardewa mendatangi gedung DPRD Tulangbawang Barat meminta untuk segera mengambil sikap dengan mempertemukan pihak-pihak yang merasa keberatan terhadap klaim masyarakat Bandardewa atas tanah seluas lebih kurang 50 hektare di wilayah Tiyuh Candrakencana, Mulyakencana dan Mulyajaya.



"Kami datang ke DPRD untuk menanyakan surat yang kami kirimkan kepada ketua DPRD, minta bantu mediasi terkait tanah LSD Tiyuh Bandardewa yang berada di wilayah Tiyuh Mulyakencana dan Mulyajaya," kata Idris Hadi, ketua forum masyarakat Bandardewa, usai bertemu dengan Ketua Komisi A, Ruslan.

Idris Hadi datang bersama Kepala Tiyuh Bandardewa, Nursilawati dan sejumlah kepala dusun Bandardewa yang sama-sama meyakini bahwa persoalan sengketa lahan LSD sudah selesai.

"Tiba-tiba ada lagi beberapa masyarakat datang melapor ke DPRD mengadu keberatan, untuk itu kami hari ini minta kepada DPRD agar memediasi antara masyarakat Bandardewa dengan pihak yang berkeberatan tersebut," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR