SEBUAH penelitian baru mengungkapkan ayah memiliki kekuatan untuk menenangkan efek negatif depresi ibu dalam keluarga yang punya anak kecil. Depresi memengaruhi 5%-18% wanita dalam masyarakat industri dan 30% di negara-negara berkembang.

Para peneliti di Universitas Bar-Ilan di Ramat Gan mempelajari sekelompok wanita yang mengalami depresi kronis pada tahun pertama setelah melahirkan hingga anak-anak mereka berusia 6 tahun. Mereka menemukan ibu yang depresi kurang selaras dengan kebutuhan anak mereka dan jauh lebih mungkin untuk memaksakan agenda mereka sendiri dan mengambil alih tugas-tugas yang dapat dilakukan anak-anak secara mandiri.



Ibu-ibu ini juga memberikan sedikit kesempatan untuk keterlibatan sosial anak, sehingga unit keluarga kurang kohesif, harmonis, dan kolaboratif. Tetapi, ketika ayah mampu bertindak secara sensitif, tidak menyiksa, dan melibatkan anak-anak mereka secara sosial, fakta menunjukkan para ibu depresi tidak lagi diprediksi pada ikatan keluarga yang rendah. Sebab, sekitar 80% dari ibu baru mengalami baby blues dan 10% menderita depresi postpartum besar.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR