LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 4 June
10226
Kategori Pariwisata
Penulis Aris Susanto
LAMPUNG POST | Asyiknya Berlibur ke Bendungan Tirta Shinta Wonomarto
Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang disajikan di objek wisata Kimal Park Bendungan Tirta Shinta Wonomarto, Lampung Utara. LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW

Asyiknya Berlibur ke Bendungan Tirta Shinta Wonomarto

BENDUNGAN tiga aliran sungai di Kecamatan Kotabumi Utara, tepatnya di Desa Wonomarto, yang dulunya hanya dimanfaatkan para petani untuk mengaliri sawah, perladangan, dan perkebunan, kini menjadi wisata yang memesona dan makin diminati masyarakat Lampura sebagai tempat berlibur bersama keluarga dan sahabat.
Dengan permainan atau game yang penuh tantangan sekaligus seru itu menjadikan destinasi yang dikenal dengan nama Wisata Tirta Shinta Wonomarto menjadi pilihan berlibur yang pas. Tempatnya cocok bagi wisatawan, komunitas, karyawan perusahaan, dan pegawai untuk kegiatan outbound.
Lokasinya tidak jauh dari pusat kota di Lampung Utara. Sarana jalan menuju lokasi relatif baik bahkan sebagian terlihat belum lama diperbaiki, sehingga pengunjung yang menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, ataupun angkutan umum tetap nyaman.
Danau atau bendungan Tirta Shinta yang terletak di Desa Wonomarto dengan lebar sekitar 250 meter dan panjang sekitar 2 kilometer tersebut merupakan pertemuan aliran tiga anak sungai, yaitu Sungai Mangris, Pringgondani, dan Sungai Jengkolan, yang dibuat masyarakat dan TNI AL sekitar 37 tahun silam. Bersamaan dengan perkembangan zaman dan perekonomian masyarakat setempat, kemudian tempat itu menjadi lokasi memancing ikan.
Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika ada warga yang berhasil mengail ikan baung, toman, gabus, dan lele dengan berat mencapai 10 kilogram lebih. Kini, Tirta Shinta dikelola secara intensif dan menjadi destinasi wisata yang menarik.
Namun, warga atau pengunjung yang ingin memancing hanya diizinkan pada siang hari. Menurut pengelola Tirta Shinta, pada malam tidak dibolehkan memancing untuk kenyamanan dan keamanan pemancing itu sendiri mengingat lokasinya berbatasan dengan perkebunan tebu yang dikelola perusahaan.
Menurut Rio Nugroho dan Isnanto, tempat seluas itu dikelola oleh tiga pihak. Pertama TNI AL, Desa Wonomarto, dan Pemkab Lampung Utara. Namun, lokasi yang dikelola pemerintah sangat disayangkan karena kurang terawat.
Namun, yang dikelola TNI AL justru disempurnakan dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan permainan, seperti banana boat, naga, angsa gowes, motor ATF, dan flying fox. Pengelola juga menyediakan tempat parkir luas dan menjamin keamanan setiap kendaraan pengunjung. Wisata ini ramai dikunjungi masyarakat pada hari libur atau Minggu.
“Selama puasa ini ramainya sore. Banyak muda-mudi pada ngabuburit ke sini,” ujar Rio Nugroho, petugas parkir.
Prajurit TNI AL, Isnanto, menyebutkan faktor keamanan menjadi prioritas utama dalam pelayanan terhadap pengunjung. Warga dan para pedagang yang ramah serta bersahabat menjadi salah satu bentuk pelayanan yang disajikan pengelola.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang disajikan di objek wisata Kimal Park Bendungan Tirta Shinta Wonomarto, Lampung Utara. LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW
Pengunjung yang tidak sempat membawa bekal, tidak perlu khawatir. Di lokasi itu, banyak warung makan dan depot penjualan makanan ringan mulai dari bakso, mi ayam, hingga makanan berat. Tidak ketinggalan berbagai jenis minuman segar atau jus.
Tiket parkir kendaraan pun sangat terjangkau. Untuk sepeda motor hanya dipungut Rp4.000, minibus Rp10 ribu, dan bus dipungut Rp40 ribu. Pengunjung yang masih bingung atau tidak paham dengan lokasi Bendungan Wonomarto bisa membuka Google Maps dan Anda akan dituntun sampai ke lokasi. Selamat berlibur dan menikmati fasilitas outbound wisata Wonomarto.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv