BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--AMP, pelajar yang juga warga Kota Bandar Lampung, menjadi korban asusila oleh segerombolan pemuda, pada Rabu, 6 Maret 2019 di salah satu indekos di daerah Rajabasa.

Dari informasi yang dihimpun Lampost.co, ia dirudapaksa lantaran salah satu pelaku berinsial AG membawanya ke sebuah indekos dan memberi korban air putih. Lantas, ketika korban meminum air tersebut tiba-tiba lemas dan pingsan. Diduga saat korban tak sadar, empat pria bejat RM, DH, IH, dan AG merudapaksa korban.



Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kedaton, dengan nomor LP/445/III/2019/LPG/Resta Balam/Sektor KDT 26 Maret 2019. Laporan visum pun sudah diberikan ke penyidik.

Kerabat korban Andy Gunawan mengatakan, selain menjadi korban asusila psikologis korban terguncang dan tak mau bersekolah.  Foto-foto tak senonoh korban saat tak sadarkan diri diunggah dan disebarkan oleh para pelaku ke sosial media.
Menyikapi hal tersebut, Andy Gunawan, selaku kerabat dekat atau sepupu korban meminta pihak kepolisian segera cepat memproses dan menindak tegas para terlapor tersebut karena perbuatan yang mereka lakukan itu sudah sangat biadab dan tidak memiliki rasa kemanusiaan. 

"Identitas pelaku sudah diketahui, tapi sampai saat ini belum ada yang tertangkap, kami pihak keluarga minta Polsek segera bertindak, ini sudah 14 hari, tak ada kabar," katanya.
Jika memang tak berjalan, maka pihak keluarga akan mencoba mengadukan perkara tersebut ke Pihak Polda Lampung. "Kami bakal ke Polda, kalau enggak ada kejelasan," katanya.

Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutholib saat dikonfirmasi di kantornya sedang tak ada, dan ponselnya tak dapat dihubungi meski ia sempat memberikan jawaban via aplikasi WhatsAap. "Saya lagi rapat di Polresta," katanya.
Menanggapi rencana aduan Keluarga korban ke Polda Lampung, Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung AKBP I Ketut Seregi mengatakan, hal tersebut bisa dilakukan, agar penanganan perkara bisa berjalan dengan cepat.
"Bisa saja, tapi kalau sudah ada laporan engga bisa lapor lagi, nanti Dateng ke pengaduan Masyarakat (dumas) Polda Lampung, nanti kita Koordinasikan dengan Polsek dan digelar, mengetahui apa kendala perkara ini," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR