WAY KANAN (Lampost.co) -- Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Way Kanan Kussarwono, memimpin rapat koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) dan ekspose PT. Tower Bersama Group, di Aula Buay Pemuka Badan Penrencanaan Pembangunan Daerah, Kamis (2/8/2018).

Dalam kesempatan itu, Kussarwono, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan sangat terbuka dan mendukung bagi para pengusaha untuk melakukan investasi di Kabupaten Way Kanan selama memenuhi dan mentaati peraturan serta syarat dan ketentuan yang telah ada.



“Kami mempersilahkan bagi perusahaan yang ingin melakukan investasi di Kabupaten Way Kanan, namun jangan sampai melakukan hal-hal di luar ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan, jika terjadi hal tersebut maka akan sulit bagi Pemda untuk memberikan izin baik bagi perusahaan yang akan berinvestasi saat ini maupun kedepannya," jelasnya.

Selanjutnya, PT. Tower Bersama Group harus saling berkoordinasi mulai dari pengurusan perizinan, pelaksanaan pembangunan sampai dengan pemeliharaannya. “Kepada pihak PT. Tower juga harus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalah pahaman dan membuat celah oknum tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi masyarakat. Sehingga menolak untuk memberikan izin pendirian tower didaerahnya seperti yang terjadi pada perusahaan lalu dikarenakan kesalahan perusahaan yang kurang konsisten," kata dia.

Berdasarkan arahan Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, kata Kussarwono, perusahaan dalam hal ini dapat berkerja sama dengan baik guna meningkatkan pelayanan di Kabupaten Way Kanan serta menegaskan bahwa tidak ada biaya undertable pada instansi-instansi.

“Bupati meminta untuk segera dilaporkan bila terdapat instansi atau dinas yang melakukan penarikan pembayaran atau undertable. Karena hal tersebut akan merusak citra pemerintah daerah," tegasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR