KALIANDA (Lampost.co)--Arus penyeberangan kendaraan maupun penumpang di Pelabuhan Bakauheni yang diprediksi puncak arus balik terjadi pada H+3 Lebaran atau Selasa (19/6/2018) hingga sore ini terpantau ramai lancar.
Pihak ASDP Cabang Bakauheni mulai Selasa (19/6) telah menambah jumlah loket tiket penumpang jalan kaki dari 4 menjadi 14 pintu loket. Sedangkan kendaraan roda dua dari 2 menjadi 14 pintu loket dan kendaraan roda empat dari 8 ditambah menjadi 17 pintu loket penjualan tiket.
 “Menyambut puncak arus balik, kami telah menambah jumlah loket dan pintu tolgate mulai hari ini. Kami berharap  penambahan  jumlah loket dan pintu tolgate dapat mengantisipasi antrean panjang kendaraan dipintu masuk pelabuhan,” kata GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Anton Murdianto, di Pelabuhan Bakauheni.
Sesuai prediksi penumpang pejalan kaki mulai mengalami peningkatan pada H+3 atau Selasa (19/6) hingga Rabu (20/6) atau H+4, jelas Anton. Pihaknya telah menyiapkan 14 loket penumpang dan 31 loket kendaraan (17 loket roda empat dan 14 loket roda dua). 
Menurut Anton, saat puncak arus balik penumpang pejalan kaki diprediksi mencapai 25.931 orang atau naik sekitar 5,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 24.481 orang yang terjadi pada H+5. Dari jumlah tersebut,  kapasitas yang disiapkan ASDP sebanyak 72.000 orang, hanya terpakai 36 persen, sehingga sangat memadai melayani arus balik Lebaran. “Di Bakauheni tren penumpang pejalan kaki ramai dari pagi hingga jelang sore hari,” katanya.
Sedangkan untuk puncak arus balik roda dua dan roda empat, ungkap Anton, diperkirakan akan terjadi pada  H+4 dan H+5 atau Rabu dan Kamis 20-21 Juni nanti.
Saat puncak arus balik diperkirakan roda dua yang akan kembali ke Jawa mencapai 17.778 unit atau naik 4,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 16.975 unit. Kapasitas terpasang yang disiapkan sebanyak 60.000 unit, sehingga hanya terpakai 30 persen. 
Kemudian saat puncak arus balik kendaraan roda empat diperkirakan  mencapai 17.017 unit atau naik 5,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 16.083 unit. Adapun kapasitas terpasang yang disiapkan sekitar 19.200 unit sehingga hanya terpakai sekitar 89 persen.

Sementara, berdasarkan data yang ada baru sekitar 242.031 orang atau 25 persen dari total penumpang 970.327 orang penumpang  yang telah menyeberang dari Merak pada arus mudik kemarin.
Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 20.145 unit atau 24 persen dari total 83.845 unit. Lalu, kendaraan roda empat/lebih 29.140 unit atau 26 persen dari total 112.784 unit yang telah kembali ke  Pulau jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.



"Dengan demikian, total penumpang yang belum kembali ke Jawa sebanyak 728.296 orang atau 75 persen, roda dua  (63.700) atau 76 persen, roda empat/lebih (83.644) atau 74 persen," papar Anton.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR