KALIANDA (Lampost.co) -- PT ASDP Indonesia Ferry menilai periode arus balik 
yang lebih pendek dibandingkan arus mudik kemarin,  yang sertai pergerakan penumpang dan kendaraan melalui jalan tol trans sumatera dengan volume tinggi,  dalam waktu yang bersamaan memicu kepadatan dan antrean panjang kendaraan pada H+2 dan H+3 atau Sabtu dan Minggu (8-9/2019), di Pelabuhan Bakauheni. 

Selain itu, pemberlakuan diferensiasi diskon tarif tiket penyeberangan selama arus mudik dan balik Lebaran juga membuat pengguna jasa antusias untuk melakukan penyeberangan di siang hari. 



"Trafik kendaraan roda empat naik signifikan mencapai 19.670 unit pada H+2, dan 18.067 unit pada H+3. Trafik penumpang juga mengalami kenaikan signifikan pada H+3 sebanyak 165.260 orang, dan pada H+2 sebanyak 156.934 orang. Khusus penumpang pejalan kaki saja mencapai 24.415 orang dan sepeda motor sebanyak 20.796 unit pada H+3 kemarin," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini melalui siaran pers yang diterima lampost.co, Senin (10/6/2019) malam. 

Tren ini, ujar Imelda,  lebih tinggi dibandingkan dari Pelabuhan Merak saat arus mudik kemarin. Dimana saat puncak arus mudik  jumlah penumpang jalan kaki yang menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni hanya 20.344 orang, 14ribu sepeda motor,  dan 17ribu kendaraan pribadi. 

"Akan tetapi,  ASDP bersama stakeholder melakukan upaya maksimal untuk mengurai kepadatan tersebut," kata Imelda. 

Memasuki H+4 Lebaran, imbuhnya, volume kendaraan dan penumpang akan akan terdistribusi hingga akhir pekan ini mengingat masih ada sebagian pemudik yang mengambil cuti Lebaran maupun libur anak sekolah. Sebab berdasarkan data ASDP masih sekitar 38 persen penumpang jalan kaki, dan 39 sepeda motor serta 44 persen kendaraan penumpang golongan IVA yang belum kembali menyeberang ke Merak, Banten melalui Pelabuhan Bakauheni.  

"Sejak Lebaran kedua Kamis (6/6) hingga Senin (10/6) pukul 15.00 WIB, sekitar 509.644 orang pemudik telah kembali menyeberang ke Pulau Jawa,  diikuti 50.492 unit kendaraan roda dua, dan 61.380 unit roda empat ke
atas/lebih.  jelas Imelda. 

 Sedangkan selama arus mudik kemarin, tercatat sebanyak 902.678 orang menyebrrang dari Merak ke Pelabuhan Bakauheni pada H-7 hingga hari pertama lebaran. Diikuti kendaraan roda sebanyak 83.286 unit dan kendaraan roda empat keatas/lebih mencapai 110.416 unit. 

"Untuk mempercepat proses pembelian tiket di tollgate, pemudik kami imbau menyiapkan e-Ktp dan kartu elektronik dengan saldo yang cukup. Harga tiket telah kembali normal, seiring berakhirnya diferensiasi diskon tarif pada 9 Juni 2019 kemarin," ungkap Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) ini.  

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR