BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Untuk mengantisipasi antrean panjang pembelian tiket di Pelabuhan Bakauheni menjelang arus Tahun Baru 2018, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia membuka loket penjualan tiket feri Bakauheni—Merak di Terminal Rajabasa. Selain tiket untuk pejalan kaki, ASDP juga menyediakan tiket untuk kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Jawa.
Kasi Perhubungan Darat Dishub Lampung Edy Riyanto mengatakan loket dibuka mulai 29 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018. “Iya, nanti ada loket penjualan tiket penyeberangan. Jadi tidak perlu antre di pelabuhan, tinggal menyeberang,” kata dia dihubungi Selasa (26/12/2017).
Edy mengatakan tiket tidak hanya disediakan untuk pemudik pejalan kaki, loket tersebut juga menyediakan tiket untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Tiket penumpang kelas ekonomi dewasa dikenakan tarif Rp15 ribu dan anak-anak Rp8.000, sepeda motor golongan II dikenai biaya Rp51 ribu, serta kendaraan roda empat golongan IV Rp374 ribu. “Selain di Terminal Rajabasa, rencananya juga membuka di lokasi lainnya seperti di wilayah Kalianda,” ujar dia.
Arus mudik Tahun Baru 2018 di Terminal Rajabasa diperkirakan berlangsung dua hari mulai Jumat (29/12) hingga Sabtu (30/12). Koordinator Terminal Rajabasa Bandar Lampung Mustikawati mengatakan untuk menghadapi arus mudik Tahun Baru 2018, berbagai persiapan dilakukan pihaknya salah satunya dengan menyiapkan bus cadangan dan posko kesehatan.
“Sama dengan persiapan menghadapi arus mudik libur Natal, ada beberapa bus cadangan yang kami siapkan begitu juga dengan posko kesehatan,” kata Mustikawati dihubungi Selasa (26/12/2017).
Adapun bus cadangan yang disiapkan di antaranya 5 unit bus DAMRI, 4 unit bus Puspa Jaya, dan 2 unit bus PHB. “Kalau dibutuhkan, langsung kami berangkatkan ke arah Bakauheni. Kemarin juga sempat terpakai 5 unit bus cadangan DAMRI,” ujar dia.
Bus cadangan, kata Mustika, juga digunakan mengantarkan penumpang ke daerah lain, khususnya wilayah utara Lampung. “Kami melihat kondisi kalau sampai jam enam sore penumpang masih ramai, kami keluarkan bus cadangan. Rata-rata tujuannya ke Lampung Tengah, Lampung Utara, dan Kasui,” ujar dia. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR