KALIANDA (Lampost.co) -- Derasnya arus bawa laut menyulitkan tim pencarian Basarnas mencari Muhammad Din (22) korban yang tenggelam tergulung ombak di pantai Cemara, Desa Merakbelantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Tim pencarian melakukan penyisiran pantai menggunakan perahu karet dan oerahu nelayan serta menyelam di daerah sekitar tempat korban hilang tergulung ombak di pantai Cemara.



Baca Juga:

Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Cemara Dilanjutkan

Warga Sidomulyo Tenggelam Tergulung Ombak Besar

Pencarian korban hanya di lakukan siang hari saja, selama tujuh hari kedepan, namun di hari keempat dilakukan evaluasi. "Arus bawah laut sangat deras, prosedur pencarian dilakukan siang hari dan paling lama sepekan," kata Hendra petugas Basarnas Lampung di lokasi kejadian, Selasa (19/6/2018).

Berdasarkan pantauan Lampost.co, di pantai yang tidak dikelola tersebut, ramai dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan pencarian korban. Anggota Polsek Kalianda dan Koramil Kalianda di siagakan di lokasi kejadian.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR