BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyempatkan diri menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya anggota dewan pembina Yayasan Insan Damsi Thung Kuan Shung di rumah persemayaman Jalan Ikan Duyung, Kangkung, Bandar Lampung, Selasa (19 /6/2018).

Arinal menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. "Saya tidak membeda-bedakan apa itu Islam, Kristen, Katholik segala macam, karena bagi saya wajib hukumnya kita hadir untuk menghibur dan berbela sungkawa. Tak ada saya bedakan agama atau suku karena buat saya semua ini adalah saudara-saudara saya. Saya ingin melebur dan bisa diterima oleh semua masyarakat," ujar Calon Gubernur yang berpasangan dengan Chusnunia Chalim ini.
Agus Tjahja (67) selaku perwakilan keluarga almarhum mengucapkan terimakasih atas kehadiran Arinal Djunaidi dan perhatian yang diberikan.
Agus  yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Insan Damai memiliki harapan kepada pemimpin Lampung kedepan agar tak ada lagi pembedaan suku, agama dan diskriminasi terhadap ras tertentu. "Pokoknya semua NKRI, semua benar-benar diakui dan punya hak dan kewajiban yang sama. Jangan sampai dianaktirikan," tegasnya.



Thung Kuan Shung meninggal pada hari Minggu 16 Juni 2018 dalam usia 93 tahun. Rencana almarhum akan dikebumikan hari Rabu 20 Juni 2018 di tempat pamakaman umum Lempasing, Bandar lampung. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR