BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ketua Tim Kerja Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi - Chusnunia, Tony Eka Candra mengklaim pihaknya selalu transparan dalam melaksanakan kampanye dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018.

"Kita selalu tunduk, patuh dan taat terhadap aturan perundangan yang berlaku baik Peraturan KPU, maupun Peraturan Bawaslu," kata Tony di Jumat (13/7/2018).
Kemudian ia mengatakan selama masa kampanye pasangan yang diusung oleh Partai Golkar, PKB dan PAN ini selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik KPU, Bawaslu dan juga pihak kepolisian sebagaimana diatur didalam perundang-undangan.



"Kampanye Arinal-Nunik dimulai 28 Februari 2018 sampai 23 Juni 2018,  Setiap melaksanakan kampanye, selalu mengirimkan surat permohonan STTP ke Polda Lampung, lalu kemudian ditembuskan kepada pihak bawaslu dan KPU. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ketaatan dan Kepatuhan kami terhadap Aturan yang berlaku," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung ini.
Selama kampanye berlangsung telah melaksanakan 55 kali pertemuan terbatas, 244 kali pertemuan tatap muka, 7 kali kampanye dalam bentuk lain, dan 2 kali rapat umum. Ia juga mengatakan dalam audit dana kampanye juga mendapat kapatuhan dari Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk oleh KPU Provinsi Lampung.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR