BANDAD LAMPUNG (Lampost.co)--Arinal Djunaidi, Chusnunia Chalim dan Ahmad Jajuli mendorong tranparansi dalam proses tawar menawar pembahasan anggaran pemerintah belanja daerah (APBD) antara eksekutif dan legislatif saat sesi tanya jawab dalam debat publik sesi dua di Hotel Novotel Bandar Lampung, Sabtu Malam (28/4/2018).
"Penyusunan APBD kita bahas bersama. Dalam prosesnya harus transparan dilakukan dengan e-planing dan e-budgeting dengan pihak legislatif dan eksekutif," kata Calon Gubernur Lampung Nomor 3 Arinal Djunaidi dalam pemaparannya.
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Lampung Nomor 3 Chusnunia Chalim menambahkan bahwa kunci pentingnya adalah keterbukaan. "Dari bawah sampai atas harus transparan disitu semua pihak dilibatkan. Ruang gelap dalam pembahasan APBD harus dihilangkan," kata Nunik.
Sementara Calon Gubenur dan Wakil Gubernur Lampung nomor 4, Mustafa-Ahmad Jajuli mengatkan transparansi harus didorong. "Perencanaan harus disiplin dari bawah. E Budgeting harus dilaksanakan secara transparan," kata Ahmad Jajuli. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR