Lampost.co -- Menurut laporan yang beredar di Tiongkok, Apple akan menggunakan sejumlah teknologi yang ditemukan pada iPhone X pada ponsel berkodenama Lisbon dan Hangzhou. Laporan ini menyebut Apple mengkhawatirkan pangsa pasarnya di Tiongkok.

Apple disebut percaya bahwa dengan menawarkan sejumlah fitur iPhone X pada ponsel berharga lebih terjangkau, dapat membantu menjangkau pangsa pasar di negara Tirai Bambu tersebut. Sementara itu situs asal Jepang, Macotakara memperkirakan model tersebut akan dipasarkan dengan harga USD90 lebih murah dari harga iPhone X.



Ponsel yang akan diluncurkan Apple pada tahun depan diperkirakan akan dibekali dengan layar berpanel OLED, dan didukung oleh teknologi TrueDepth Camera. Face ID juga akan menggantikan Touch ID pada model di segmen lower-end pada tahun 2018 mendatang.

Apple menghadapi kompetisi ketat di Tiongkok dengan produsen lokal seperti Huawei dan Oppo, meski masih mampu memperoleh 4,3 poin persentase di negara tersebut selama periode tiga bulan yang berakhir pada bulan Agustus lalu.

Pangsa pasar Apple mencapai 17,7 persen, tertinggal jauh di belakang Huawei yang memimpin pasar smartphone Tiongkok dengan perolehan pangsa pasar sebesar 31 persen selama periode waktu yang sama. Sementara itu, Tiongkok menjadi pangsa pasar smartphone terbesar di dunia.

Penawaran harga dari USD999 untuk iPhone X dalam versi kapasitas ruang penyimpanan internal sebesar 64GB diyakini menghalangi banyak konsumen Tiongkok untuk membeli perangkat tersebut. Sebelumnya, smartphone terbaru Apple, yaitu iPhone 8, dilaporkan kalah bersaing dengan generasi sebelumnya yaitu iPhone 7 dalam hal penjualan.

Apple juga diminta untuk membayar USD439.7 juta (Rp5,9 triliun) pada perusahaan VirnetX karena dianggap telah melanggar 4 paten teknologi yang digunakan pada aplikasi FaceTime dan aplikasi iOS lainnya. Namun Apple mengaku berencana untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan ini.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR