KRUI (Lampost.co)--Apdesi Kabupaten Pesisir Barat menunggu iktikad baik DPRD kabupaten itu untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi di media cetak secara pribadi oleh ketua DPRD. Hal itu dikatakan Ketua Apdesi Kecamatan Bangkunat Aliyanto saat dihubungi, Selasa (12/2/2019).

"Ya, hasil pertemuan kami kemarin saat perwakilan Apdesi diterima DPRD Pesisir Barat, mereka (dalam hal ini ketua DPRD, red) akan menyampaikan permintaan maaf kepada apdesi yang dimuat di media cetak, dalam satu dua hari ini, terkait laporan yang DPRD kirim ke BPK lebih dahulu tersebar di medsos, dibanding sampai dan diterima DPRD. Saat ini kami menunggu itu," kata Aliyanto.



Namun, kalau memang dalam masa penantian itu, DPRD tidak menaggapi dan tidak melakukan, sebab itu tidak menutup kemungkinan aparatur pekon di kabupaten itu yang tergabung dalam Apdesi akan kembali turun ke jalan melakukan demonstrasi. 

Namun, untuk materi laporan DPRD ke BPK yang meminta agar dilakukan audit atas penggunaan dana desa di Pekon Sumberagung, Kecamatan Ngambur, dan Pekon Way Jambu, itu tidak dipermasalahkan Apdesi mempersilakan hal itu dilakukan oleh pihak yang berkompeten. 
"Ya, materi tentang dua pekon itu ya tetap berjalan, kami persilakan," kata dia. 

Ketua Apdesi Kabupaten Pesisir Barat Arif Mufti, Selasa (12/2/2019), mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu langkah dari DPRD kabupaten itu yang menyanggupi permintaan maaf. 

"Ya, hasil pertemuan kemarin kami perwakilan Apdesi dengan para Dewan, tetang hal itu, dikembalikan kepada parpol dari yang bersangkutan untuk mengambil tindakan terhadap kadernya (ketua Dewan)," katanya. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR