BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung merencanakan untuk penambahan 54 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam APBD Perubahan tahun 2018. Saat ini telah terdapat  351.816 peserta Jaminan Kesehatan Nasional- kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Penjabat Sekretaris Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis menjelaskan 58,35 persen masyarakat Lampung saat ini sudah masuk dalam cakupan kepesertaan JKN-KIS. Dalam kepesertaan JKN-KIS tersebut, sekitar 351.816 peserta berada dalam cakupan PBI APBD. 
"Dari jumlah itu Pemprov terus berupaya agar peserta PBI ada penambahan peserta PBI APBD sekitar 54 ribu peserta. Penambahan itu akan dibahas dalam APBD Perubahan 2018," kata Hamartoni dalam rapat Forum Komunikasi Program JKN-KIS di Ruang Sakai Sambayan Pemprov, Selasa (3/7/2018).  
Pemprov akan melakukan verifikasi dan validasi data terhadap peserta PBI APBD tersebut agar penerimaan PBI APBD lebih ditempatkan sasarannya pada masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan. 
Senada, Deputi Direksi Wilayah Banten, Kalimantan Barat, dan Lampung, Fachrurrazi mengatakan dalam RPJMN 2015-2019, Pemerintah Pusat berupaya mewujudkan Universal Health Coverage (UCH) 2019 minimal 95% penduduk. 
“Pemerintah telah mencanangkan peta jalan menuju JKN hingga 2019. Hingga April 2018 tercatat lebih dari 75 persen penduduk Indonesia terdaftar dalam JKN dan dari 514 Kabupaten/kota se-Indonesia, 492 Kabupaten/kota diantaranya sudah mengintegrasikan Jamkesdanya kedalam Program JKN-KIS," tuturnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR