BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Bandar Lampung tahun 2019 telah dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung selanjutnya akan disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandar Lampung Khaidarmansyah,  saat dihubungi Lampost.co, Jumat (7/12/2018), mengatakan Bappeda menunggu pemberitahuan oleh Wali Kota dari Gubernur Lampung. 



Menurutnya,  fokus APBD Kota Bandar Lampung tahun 2019 itu tidak jauh berbeda dari sebelumnya yaitu menjalankan program-program Wali Kota Herman HN, seperti pendidikan,  kesehatan, insfrastruktur dan untuk kesejahteraan masyarakat Bnadar Lampung yang saat ini masih menjadi program primadona Pemkot setempat. 

“Selain itu ada untuk insentif RT, kepala lingkungan, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, insentif marbot masjid,  program umroh,  dan program-program lainnya yang berkaitan dengan masyarakat tetap dijalankan,” ujarnya.  

Dirinya menjelaskan, dari jumlah total APBD 2019 yang telah dievaluasi sebesar Rp2,651 triliun, Pemkot Bandar Lampung, mengalokasikan 33 persen untuk pendidikan, dan kesehatan 15 persen,  “Untuk Pendidikan lebih besar dari tahun 2018 yaitu 20 persen dan saat ini 33 persen dari total APBD 2019,” lanjutnya.  

Pihaknya berharap dengan APBD tahun 2019 itu nanti dapat berjalan dan dilaksanakan sesuai perencanaan yang telah dibuat. Jika perencanakan dilaksanakan sesuai,  dan telah dirasakan oleh masyarakat artinya program walikota telah tercapai. 

“Sebab kita membuat perencanaan ini kan  dasarnya dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kemudian Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan program-program prioritas Walikota Bandar Lampung,” jelas Khaidarmansyah.  
 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR