KRUI (Lampost.co) -- Seluruh aparatur pekon di Kabupaten Pesisir Barat akan melakukan aksi damai ke kantor DPRD Kabupaten Pesisir Barat. Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Pesisir Barat Arif Mufti kepada Lampost.co ,Minggu (10/2/2019) mengatakan sesuai rencana demontrasi yang bertajuk aksi damai tersebut akan dilaksanakan pada Senin (11/2/2019).

"Kalau tidak aral melintang, sekitar 99 persen dipastikan jadi. Seluruh aparatur pemerintah pekon se-Pesisir Barat estimasinya sekitar 1.500 peserta, lebih kurang. Tetap diatas 1.000 orang. Sekitar pukul 09.00-10.00 besok pagi akan ke kantor DPRD Pesisir Barat," kata Arif.



Seluruh prosedur untuk menggelar demonstrasi tersebut, kata dia, telah dipenuhi.  Beberapa tuntutan yang akan disampaikan pada aksi tersebut yaitu mereka meminta agar DPRD Pesisir Barat mencabut laporan kepada BPK yang meminta untuk dilakukan audit investigasi terhadap penggunaan dana desa di pekon-pekon yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.  

Kemudian terhadap dugaan terjadi penyalahgunaan atau penyelewengan uang negara pada kegiatan reses para anggota dewan, Apdesi meminta agar ditindaklanjuti secara khusus oleh para pihak yang berkompeten.

Apdesi Kabupaten Pesisir Barat juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  menelusuri penggunaan dana anggaran pada kegiatan bimbingan teknis dan studi banding yang dilakukan oleh para anggota dewan karena diduga terjadi penyalahgunaan atau penyelewengan anggaran.  

Bahkan, kata dia, nantinya ada tuntutan meminta agar Ketua DPRD Pesisir Barat Piddinuri diturunkan.

Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat Piddinuri saat dihubungi Lampost.co, Minggu (10/2/2019) mengatakan tidak mengetahui aksi demonstrasi yang bakal digelar oleh pihak Apdesi. "Engak tahu, kita belum tahu. Besok kita lihat, " kata Piddinuri.

Saat ditanya apakah dirinya dan para anggota dewan DPRD Pesisir Barat tetap akan berkantor seperti biasa pada Senin (11/2/2019), Piddinuri mengatakan pihaknya tetap akan bekerja masuk kantor seperti biasa. "Ya ngantor, ngantor,  hadir saya, " kata dia.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR