KOTABUMI (Lampost.co) -- Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara bersama anggota Polsek Abung Semuli meringkus begal dan penadah sepeda motor saat bersebunyi di rumah masing masing, Senin, September 2019.

Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Supra 125 hitam milik korban yang kini kasusnya masih dalam penyididikan lebih lanjut. 



Para tersangka yakni Salman Hadi (26), warga desa Gunung Menanti, Tumi Jajar, Tulang Bawang Barat, pelaku pembegalan. Kemudian penadah yakni Mansyur (27), warga Desa Gunungbatin Baru, Terusan Nyunyai, Lampung Tengah.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP M. Hendri Aprilyanto mewakili Kapolres AKBP Budiman Sulaksono mengatakan kedua tersangka ditangkap karena diduga melakukan pembegalan terhadap Rozikin (40), warga Desa Funung Sari, Abung Semuli, Lampung Utara pada 16 Mei 2019 lalu.

"Selain meringkus seorang tersangka pelaku begal sepeda motor, kami juga mengamankan tersangka penadah barang hasil pembegalan sepeda motor. Kini meraka tengah memjalani proses penyididkan lebih lanjut," ujarnya.

Kasat juga menjelaskan selain mengamnkan para pelaku, pihaknya juga menyita barang bukti sepeda motor milik korban. Selain itu, seorang rekan tersangka pelakau begal lainya yang masih dalam pengejaran petugas (DPO). 

Dari hasil pemeriksaan tersangka Salman Hadi, diketahui ia bersama seorang rekannya melakukan pembegalan terhadap korban dengan mengahadang di tengah jalan dan berpura-pura minta diantarkan kesuatu tempat.

“Di tengah jalan pelaku merampas kunci kontak sepeda motor korban dan mengacam akan menembak. Mereka menjual motor korban kepada  Mansyur dan uang hasil penjualan dibagi," kata kasat menirukan penuturan tersangka.

Para tersangka mendapatkan Rp3 juta dari penjulan sepeda motor dan uang telah habis untuk foya-foya dan meneguk minuman keras.

Sementara itu, tersangka penadah Mansyur, mengakui dirinya tidak tahu kalau sepeda motor yang ia beli hasil pembegalan dan ia hanya menerima gaidaian.

"Tersangka penadah mengaku hanya meneriman barang gadaian sepeda motor dan tidak tahu sepeda motor tersebut," kata kasat mengutip pernyataan tersangka Mansyur.

Kedua tersangka atas perbuatanya akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 480 KUHP tentang penadahan hasil curian.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR