KRUI (Lampost.co) -- Unit Reserse Kriminal Polsek Bangkunat, Polres Lampung Barat, menangkap pencuri hewan ternak. Penangkapan terjadi di Pekon Sukanegara, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 25 Agustus 2019.

Penangkapan para pelaku pencurian ternak sapi itu atas dasar Laporan Polisi Nomor: LP/324/XI/2018/Polda Lpg/Res Lambar/Sek Bengkunat, Tgl 18 November 2018. Juga laporan LP/325/XI /2018/polda lpg/ResLambar/Sek Bengkunat, Tgl 18 November 2018.



Setelah menerima laporan tersebut, Unit Reserse Kriminal setempat melakukan pengintaian. Selanjutnya, berdasarkan penyelidikan diketahui para pelaku bersembunyi dan tinggal di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Setelah mengetahu posisi kawanan pencuri hewan ternak sapi tersebut, pengejaran dan penangkapan para pelaku pencurian dilakukan. Operasi di Kota Agung ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bangkunat, Iptu Ono Karyono.

“Dari hasil pengejaran di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, aparat kami menangkap tiga pelaku pencurian. Mereka yaitu,  Jamuri (48), wiraswasta/pedagang, Pekon Negeri Ratu, Kecamatan  Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus,” ujar Kapolsek.

Selain itu aparat juga menangkap anggita kawanan tersebut yakni Handoko (20) pekerjaan tani Pekon Way Panas Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus. Juga Saman (38) tinggal di Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

“Sementara tersangka berinisial S (30) beralamat di Desa Bumiilir, Kecamatan Anak Tuha Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah dan F (27) asal Jawa Tengah lolos dari penangkapan petugas, kini keduanya masuk DPO Polsek Bangkunat,” ujarnya.

kata Kapolsek, Dari para pelaku turut diamankan 2 ekor sapi hasil curian. "Atas perbuatan melakukan pencurian ternak sapi warga maka para pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman  9 tahun kurungan penjara," kata dia.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR