KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman arus listrik yang dimungkinkan terjadi dan dapat mengganggu pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang berlangsung selama empat hari, SMPN 6 Kotabumi mempersiapkan mesin genset. 

Kepala Sekolah (Kepsek), SMPN 6 Kotabumi, Sumari, di ruang kerjanya, Selasa (23/4/2019), mengatakan selain mesin genset untuk mengantisipasi bila terjadi pemadaman listrik di sekolah selama pelaksanaan UNBK, pihaknya juga menyiapkan cadangan server dan hardisk eksternal selama pelaksanaan UNBK yang berlangsung selama empat hari mulai Senin 22 April 2019 s/d Kamis 25 April 2019. 



SMPN 6 Kotabumi mengikutkan peserta sebanyak 264 siswa. Karena keterbatasan komputer, dengan  total jumlah 90 unit,  pihaknya membagi ujian  menjadi tiga sesi yakni; mulai pukul 07.30 s/d  09.30, dilanjutkan 10.30 s/d 12.30 dan  14.00 s/d 16.00. Dengan mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. 
"Demi suksesnya pelaksanaan UNBK, pihak telah menyiapkan Genset, cadangan server dan hardisk eksternal. Dengan persiapan ini diharapkan, ujian dapat berjalan tanpa lancar kendala. Selain itu,  pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Lampung Utara, selama pelaksanaan ujian berlangsung," ujarnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR