METRO (Lampost.co)--Hendra, warga Metro Pusat melaporkan manager Kafe Vira Rasa Metro yang diduga telah menganiaya dirinya selaku tamu tempat hiburan malam tersebut ke Polresta Metro, Selasa (14/11/2017).

Hendra,  melalui kuasa hukumnya Musannif Effendi, mengatakan kliennya telah melaporkan dugaan penganiayaan dengan STTPL/409-B/XI/2017/LPG/RES METRO atas nama terlapor Joko Andreas (35), manager Kafe Vira Rasa. Kronologis kejadian, korban duduk santai di halaman Kafe Vira Rasa dengan ditemani Riski OB Kafe Vira Rasa dan satu teman wanita, lalu setelah itu datanglah seorang manager Kafe Vira Rasa, Joko Andreas dengan nada tinggi marah-marah kepada Hendra (klien) dan langsung memukul wajah Hendra.
"Ternyata setelah dianiaya manager Kafe Vira Rasa dengan cara memukul wajah korban berkali-kali, juga meninju leher Hendra klien kami, Andreas selaku manager bilang bahwa Hendra enggak bayar wanita temannya duduk di kafenya tersebut sehingga dirinya diduga menganiayaa klien kami. Kita sudah laporan ke Polres Metro dengan dugaan penganiayaan pada selasa pagi dengan nomor LP/409-B/XI/2017/LPG/Res Metro," kata Musannif Effendi, Advokat Peradi tersebut.



Hendra mengatakan dirinya tidak mengetahui permasalahan apa yang menimpa dirinya sehingga dirinya dianiaya oleh manager Kafe Vira Rasa. Dirinya ke tempat tersebut hanya iseng semata dan mampir sebentar sekitar pukul 02.00 WIB dini hari terjadilah pemukulan tersebut. Saat sedang berbincang-bincang dengan salah satu office boy, bernama Riski dan satu teman wanita, tiba-tiba Andreas datang dengan nada marah dan memaki, tidak cukup sampai disitu, manager vira rasa dan penjaga keamanan Vira Rasa pun datang tanpa banyak bertanya lalu memukul korban.

"Saya dipukuli karena kata Andreas enggak bayar wanita teman saya nyantai. Padahal saya tidak nyanyi di room setelah dipukul baru saya diberitahu kenapa digebukin karena saya enggak bayar teman wanita yang menemani saya duduk, akhirnya saya bayar Rp500 ribu padahal kurang lebih baru 1 jam wanita itu menemani saya. Atas kejadian ini saya melaporkan permasalahan ini bersama pengacara saya pak Musannif Effendi," kata Hendra yang telah melakukan visum ke RSU Metro.

Joko Andreas selaku manager kafe Vira Rasa membenarkan di tempat hiburan kafe vira rasa bahwa Selasa dini hari terjadi perkelahian antara dirinya dan Hendra, semua itu karena Hendra tidak membayar wanita temannya duduk yang merupakan wanita pemandu lagu. "Kafe kami izinnya hiburan malam jadi ada pemandu lagunya dan Hendra enggak bayar teman wanitanya. Memang benar Hendra enggak ngeroom di dalam karoeke dan hanya duduk-duduk sambil minum di halaman kafe, tapi saya gak menganiaya, kami berkelahi," kata Andreas.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR