KOTABUMI (Lampost.co) -- Menyusul kejadian anjing liar yang menggigit dua warga Desa Pulaupanggung, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, kasus anjing liar yang menggigit warga kembali terulang.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Peternakan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lampung Utara, Aris Siswoyo, di ruang kerjanya, Jumat (6/7/2018) mengatakan setelah laporan dua warga Desa Pulaupanggung, Kecamatan Abung Tinggi tergigit anjing liar. Dari laporan petugas lapangan Distan, telah terjadi kembali satu kasus gigitan anjing liar yang dialami warga Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar.



Korbannya merupakan seorang anak kecil yang lagi bermain di wilayah desa setempat. Hanya saja, anjing liar yang menggigit warga tersebut tidak berhasil di tangkap untuk keperluan  observasi guna memastikan apakah anjing liar itu terinfeksi virus rabies atau tidak.

"Anjing liar yang menggigit satu warga Desa Jagang Kecamatan Blambangan Pagar tidak berhasil di tangkap untuk keperluan observasi guna memastikan apakah anjing liar itu terinfeksi virus rabies atau tidak dan saat ini kata petugas, korban telah mendapat suntikan vaksin anti rabies (VAR) di klinik kesehatan di wilayah setempat," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR