KALIANDA (Lampost.co) -- Stasiun Meteorologi Maritim (SMM) kelas I Panjang, Lampung, menyebutkan wilayah perairan bagian utara dan selatan Selat Sunda, Rabu (5/9/2018), menunjukkan angin berkecepatan hingga 25 knot yang berpotensi meningkatkan ketingggian gelombang.

Kepala Kantor kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V  Bakauheni, Suyatno kepada lampost.co, Rabu (5/9/2018) mengatakan, potensi gelombang tinggi disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi hingga 2 hari ke depan dengan kategori diantaranya, yakni perairan Selat Sunda bagian utara yang merupakan jalur perjalanan kapal feri lintas Bakauheni-Merak, kondisi cuaca berawan, angin bertiup dari tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 2 - 25 knots dan ketinggian gelombang 0.2 sampai  2 meter.



Sedangkan Selat Sunda bagian selatan, kondisi cuaca berawan, angin Tenggara ke Selatan dengan kecepatan 2 sampai 25 knots
dengan ketinggian Gelombang 0,2 sampai 3 meter. Kemudian Perairan timur Lampung, kondisi cuaca berawan, angin dari tenggara ke barat daya berkecepatan 2 - 17 knots dengan tinggi  gelombang mencapai 0,8 meter.

Dengan kondisi angin berkecepatan yang masih cukup tinggi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga terutama masyarakat pesisir dan masyarakat pengguna moda transportasi laut.

“Secara umum kondisi wilayah perairan di Lampung gelombang berkisar antara 0.2 hingga 3.5 meter dan angin bertiup dari Timur hingga Barat Daya dengan kecepatan 2-25 Knots,” kata kepala KSOP kelas V Bakauheni. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR