MENGGALA (lampost.co) -- Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang dari Fraksi Partai Gerindra Sondang Rajagukguk sempat mempertanyakan alasan ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang.

Bahkan, dirinya juga mempertanyakan mengapa Sekda yang diperintahkan untuk menghadiri paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Tulangbawang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017.



"Interupsi ketua, yang kami tahu pimpinan daerah itu ada bupati dan wakil bupati, kalau bupati tidak bisa hadir, kan bisa diwakili wakil. Kenapa harus sekda. Jadi dalam hal ini saya sebagai ketua pansus harus dijelaskan," kata Sondang saat berjalannya paripurna di aula kantor DPRD setempat, Jumat (31/8/2018).

Baca Juga:

DPRD Tulangbawang Gelar Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017

Menjawab pertanyaan tersebut, Wakil Ketua I DPRD setempat Aliasan menyatakan, ketidakhadiran wakil bupati untuk mewakili bupati, karena berhalangan.

Bahkan lanjutnya, ketika rapat Banmus yang dipimpinnya sudah melakukan koordinasi dan meminta wakil bupati hadir mewakili bupati.

"Beliau (wakil bupati) tidak bisa hadir karena sedang mengantarkan orang tuanya berobat ke Bandung. Jadi mandat yang diberikan bupati kepada sekda bisa diterima dan rapat bisa dilanjutkan," ujar Aliasan.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR