NEW YORK (Lampost.co) -- Relawan Jokowi-Ma’ruf dari 36 negara bagian di Amerika Serikat yang tergabung dalam konsolidasi nasional #AmerikaBerSATU mengecam keras kerusuhan Mei 2019 dan spontan menyumbangkan nasi kotak bagi para anggota TNI dan Polri yang bertugas pada Kamis, 23 Mei. Di hari yang sama, keluarga Amerika BerSATU melalui #DC4Jokowi juga mengadakan acara buka puasa bersama sembari meneguhkan kembali komitmen #AmerikaBerSATU untuk menjadi garda terdepan untuk melawan radikalisme dan intoleransi di Indonesia dari luar negeri melalui acara “Damai Indonesiaku”.

Joe Wahyudi, salah satu sesepuh keluarga Amerika BerSATU dari Virginia komunitas #DC4Jokowi, mengatakan, “Kami berkumpul disini awalnya untuk mengadakan buka bersama dan tumpengan yang memang sudah direncanakan sejak diumumkannya hasil Quick Count kemarin ini. Namun, kami sangat prihatin dan kecewa ketika mendengar adanya kerusuhan yang diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Joe. 



Menanggapi hal tersebut, Joe mengatakan Amerika BerSATU menyampaikan terima kasih atas duet hebat dari TNI-Polri. Tindakan preventif yang mereka lakukan telah menyelamatkan NKRI dari skenario jahat kaum radikalis.

Hal senada disampaikan oleh Daniel Fu, koordinator #Atlanta4Jokowi dari Atlanta, Georgia, yang tetap giat membantu komunitas Indonesia meski telah hijrah ke AS sejak tahun 1974. “Saya berikan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Pak Jokowi dan Kyai Amin yang telah memenangkan Pilpres dengan jujur dan adil. Pemilihan jaman saya dulu mana ada yang transparan seperti ini,” ungkap Daniel yang saat ini berada di Indonesia.” “Semoga Indonesia semakin disegani dan dihormati di mata dunia.”

Utomo Lukman, salah satu koordinator #AmerikaBersatu dari #LA4Jokowi mengatakan bahwa para pihak masih perlu belajar banyak dalam menerima kekalahan. “Kalah dan menang adalah biasa dalam pertandingan, tetapi menerima kekalahan, walaupun sakit, tetap harus diterima.”

Ia menjelaskan, contohnya di Amerika Serikat, dalam Pilpres kemarin, setelah quick count diumumkan, langsung yang kalah menyampaikan selamat kepada pemenang melalui telepon. Mungkin negara lain juga begitu. "Tapi di Indonesia sangat aneh bin ajaib, yang kalah malah membentuk opini dicurangi, dizholimi, dan lain sebagainya. Mari kita semua sekarang fokus untuk melawan radikalisme dan intoleransi untuk Indonesia Jaya,” lanjut pria yang telah mengawal deklarasi Relawan Jokowi di 17 kota di Amerika Serikat ini.

Baby Amtar dari komunitas #Houston4Jokowi menyayangkan berita-berita negatif yang gencar ditiupkan pihak lawan untuk mempengaruhi pemilih sebelum Pilpres yang lalu. “Saya tidak habis pikir kok begitu banyak hoaks yang disebarkan untuk menghancurkan NKRI, padahal NKRI itu milik kita semua. Namun, betapapun banyak komentar negatif, yang emas pasti akan terus terlihat seperti emas. Kami Amerika BerSATU akan terus berada dibelakang Jokowi-Ma’ruf,” ujarnya.

Para relawan Amerika BerSATU juga spontan mengumpulkan dana untuk menyumbangkan nasi kotak bagi para anggota TNI-Polri yang bertugas mengamankan kerusuhan Mei melalui koordinasi Ita Quattrone dari #Sacramento4Jokowi dan Anggi Karina, wakil Amerika BerSATU yang berada di Jakarta. “Kami Keluarga Amerika BerSATU adalah satu keluarga yang memiliki attitude yang sama, yaitu mau bangsanya maju. Tadi saya mengantarkan sendiri stock bantuan berupa 350 nasi kotak untuk berbuka puasa ke Jalan Imam Bonjol dan alhamdulillah, bantuan diterima dengan baik. Besok kami juga akan sumbangkan 450 kotak lagi, insya Allah. Saya juga sempat berbincang dengan anggota TNI-Polri yang berada di lokasi tersebut. Kami semua sependapat, kami tidak ingin NKRI terpecah belah dan ini adalah hal terpenting dibandingkan apapun.” 

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR