BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta memberikan keamanan para calon pemudik lebaran tahun 2018. PT KAI Persero lampung siapkan 432 personel, yang terdiri dari 250 security, 41 Polsuska, 146 TNI dan Polri.

"Ya, demi kenyamanan dan keamana para calon pemudik, kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI. Insya allah mereka akan berjaga 24 jam selama mudik dengan sistem sip-sipan," kata Manager Humas PT KAI Persero Lampung, Franoto Wibowo kepada Lampost.co, Rabu (23/5/2018).



Franoto pun menjelaskan bahwa tim gabungan keamanan akan mulai bekerja sesuai jadwal yang ditentukan. Yaitu, bagi security dan Polsuska sudah mulai aktif sebelum jadwal mudik ditetapkan. Namun, untuk tim pengamanan yang berasal dari TNI-Polri akan mulai berjaga pada 5 Juni - 26 Juni 2018.

"Pengamanan akan di lakukan di sejumlah titik, yaitu di setiap stasiun dan pintu masuk stasiun dan pintu masuk bording. Dengan dibantu dua alat pendeteksi kendaraan, untuk mengantisipasi BOM," tegasnya.

Tentu, dengan personil yang ada yaitu security. Pihak PT KAI sudah melatih mereka, sehingga penggunaan dua alat tersebut bisa maksimal. Dan yang pasti, dalam pengamanan mudik tahun ini dipimpin oleh senior pengamanan yang berasal dari Mabes Polri, berpangkat Kombes Pol Tom Sinambela.

"Beliau sudah berada di lampung sejak sebulan yang lalu, artinya PT KAI dipastikan memberikan jaminan keamanan terhadap calon penumpang secara maksimal," tegasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR