MENGGALA -- Satreskrim Polres Tulangbawang menangkap Direktur Utama PT Prabu Artha Makmur Ferry Sulistyo alias Alay, di Tangerang Selatan Provinsi Banten. Alay ditangkap atas kasus penipuan yang terjadi di Pasar Unit ll, Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung.

Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo menyatakan Alay diamankan anggotanya atas kasus penipuan dengan jumlah kerugian korban hingga ratusan juta rupiah.



Baca juga: Alay si Bos Pasar Ditangkap Polres Tuba di Tangsel

"Pelaku ditangkap Senin (12/3) sekira pukul 23 00 WIB di kediamannya, di Tangerang Selatan, Banten. Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi," kata dia dalam rilis yang diterima Lampost.co, Kamis (15/3/2018).

Raswanto menjelaskan kasus tersebut bermula pada saat korbannya atas nama Tamsir Tanjung dan teman-temannya memesan dan melakukan pembayaran kios rumah toko (Ruko) terhadap pelaku. Namun, ruko yang dijanjikan pelaku sudah rata dengan tanah, karena digusur.

"Total kerugian para korban penipuan sekitar Rp833 Juta," ujarnya.

Raswanto menambahkan Alay merupakan warga Perumahan Cluster Rubby, Keluraham Curug Sangerang, Kecamatan KelapaDua, Kabupaten Tangerang, Banten. Selain mengamankan pelaku, lanjutnya, anggotanya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 lembar kwitansi pembayaran kios ruko, brosur pemasaran kios ruko, 7 anak kunci, IMB (izin mendirikan bangunan), putusan perdata PTUN, petikan eksekusi, BA (berita acara) eksekusi dan 4 lembar serifikat.

Dikatakan Kapolres, pelaku FS alias AY ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 331 / IX / 2014 / Polda Lpg / Res Tuba, tanggal 29 September 2014 dan Laporan Polisi Nomor : Lp / 49 / I / 2015 / Polda Lpg / Res Tuba, tanggal 30 Januari 2015 tentang tindak pidana penipuan dengan korban Tamsir Tanjung (44) yang berpofesi pedagang warga Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah dengan kerugian Rp189,5 Juta. 

"Saat ini pelaku Alay sudah dilakukan penahanan di Mapolda Lampung, karena ada beberapa kasus yang sedang ditangai oleh Direktorat Reskrimum Polda Lampung," katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR