BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--DPO Kejakgung yakni Sugiharto Wiharjo alias Alay dijebloskan ke LP Kelas IA Bandar Lampung, mulai Jumat (8/2/2019). Sebelumnya, Alay dibawa ke Kejaksaan Tinggi Lampung terlebih dahulu. 

Ia sampai ke LP Rajabasa sekitar pukul 14.30, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan di ruang registrasi. 



Kepala LP Kelas IA Bandar Lampung Sujonggo mengatakan Alay bakal ditempakan di Blok D masa pengenalan lingkungan (mapenaling). 

Sujonggo menambahkan pihaknya juga melayangkan Ditjenpas Kemenkumham RI agar Alay menjadi warga binaan di LP Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. "Dia napi kejahatan tinggi, saya rekomendasi di sana saja, masa tahanan juga tinggi," katanya. 

Sujonggo mengatakan Alay dalam kondisi yang sehat, kendati kolesterolnya mencapai angka 348 mg/dL. Sementara Alay berdalih tidak mengetahui kalau dirinya menjadi buronan Kejati Lampung, dan Kejakgung. 

"Enggak, saya enggak tahu, waktu itu kan di PT (pengadilan tinggi) saya vonis 5 tahun, tapi enggak ada eksekusi, makanya bebas (kabur)," katanya. 

Sebelumnya juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 510 K/PID.SUS/2014 Tanggal 21 Mei 2014, Sugiharto Wiharjo alias Alay terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut. Ia dijatuhi pidana penjara 18 tahun dan pidana denda sebesar Rp500 juta serta pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp106,8 miliar. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR