LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 14 November
3209
LAMPUNG POST | Alam Lampung Jadi Magnet Bisnis Properti
Pekerja mengerjakan pembangunan Springhill Condotel di Jalan Basuki Rahmat, Bandar Lampung, Jumat (10/11/2017).LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

Alam Lampung Jadi Magnet Bisnis Properti

BANDAR LAMPUNg (lampost.co) – Kondisi alam di Bandar Lampung menjadi magnet bisnis properti. Pembangunan hunian berkategori untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun kelas real estat dan apartemen tumbuh dengan mengambil sudut pandang atau keindahan alam.
Setidaknya, kini sejumlah real estat mengambil view Pantai Teluk Lampung ataupun kawasan bukit Taman Hutan Raya Wan Abdurraman (Tahura WAR). Misalnya Perumahan Citra Land di kawasan Sumurputri, Telukbetung Utara; Emerald mengambil view pantai; dan kini yang terbaru Springhill Condotel. Apartemen Springhill yang dibangun di Jalan Basuki Rahmat itu mengambil view pantai dan bukit.
Bergeliatnya bisnis properti kategori real estat pun sangat signifikan, sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum mengatakan peningkatan pertumbuhan properti mencapai 6,23% sampai dengan triwulan III 2017. Dibandingkan dengan triwulan III pada 2016, pertumbuhan properti kategori real estate tumbuh sebesar 4,43%.
"Penyebab pertumbuhan real estat dilihat dari sewa bangunan yang tinggi dan kebutuhan masyarakat akan hunian nyaman dan memiliki beragam fasilitas," kata dia, saat dihubungi Selasa (14/11/2017).
Pertumbuhan properti ternyata juga memengaruhi kategori konstruksi yang meningkat 10,79% pada triwulan III tahun 2017. "Pertumbuhan properti kategori real estat sudah terlihat semakin bergeliat pada 2017 dan 2017. Kegiatan properti yang terus tumbuh memengaruhi PDRB kategori konstruksi dan real estat," ujar Yeane.
Ketua Asosiasi Perumahan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Lampung Lisa Silawati mengatakan pada semester I hingga semester II 2017 mengalami peningkatan yang sangat baik. Apresi Lampung juga sangat concern membangun perumahan subsidi atau untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sehingga terjadi peningkatan signifikan untuk rumah murah.
"Saya sangat optimistis dengan peningkatan properti di 2018 semester I karena ada paket kebijakan dari Pemerintah Pusat seperti mempermudah perizinan," kata dia.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv