MENJELANG berakhirnya Ramadan, mari kita tingkatkan amal ibadah. Lebih giat lagi dalam beribadah, termasuk ibadah salat, karena salat dan amal ibadah kita akan dilipatgandakan Allah swt di bulan penuh berkah ini.

Khusus salat, kita diupayakan agar lebih khusyuk melaksanakannya. Agar salat kita khusyuk, kita harus bisa mengerti kandungan dari ayat yang kita baca. Salah satu surah yang pasti kita baca dalam salat adalah Al-Fatihah. Untuk itu, agar kita khusyuk, kita harus tahu kandungan yang ada di Al-Fatihah ini.



Diambil dari situs www.bacaanmadani.com, Al-Fatihah (Pembukaan) adalah surah pertama dalam Alquran. Surat ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari tujuh ayat. Al-Fatihah merupakan surah yang pertama diturunkan dengan lengkap di antara surah-surah yang lain. Surah ini disebut Al-Fatihah karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Alquran.

Dinamakan ummul quran (induk Alquran) atau ummul kitab (induk Al-Kitab) karena dia merupakan induk dari semua isi Alquran. Dinamakan pula as sab'ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam salat.

Ummul quran merupakan salah satu nama lain yang disandang Alquran. Sebab, isi kandungan ketujuh ayatnya merupakan intisari dari Alquran. Sebagaimana yang dikutip M Quraisy Shihab dalam tafsirnya, Abul Hasan Al-Harralli, Al-Fatihah adalah induk Alquran karena ayat-ayat Alquran seluruhnya terinci melalui kesimpulan yang ditemukan pada ayat-ayat Al-Fatihah.

Berikut isi Al-Fatihah: Bismillahirrahmanirrahim (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Alhamdulillahi rabbil alamin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam). Arrahmaanirrahiim (Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Maaliki yaumiddiin (Yang menguasai di Hari Pembalasan). Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin (Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan). Ihdinashirratal mustaqim (Tunjukilah kami jalan yang lurus). Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin (Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat).

Setiap ayat dalam Al-Fatihah mempunyai kandungan tersendiri dan banyak makna yang bisa dipelajari. Tulisan ini tidak akan muat untuk menjelaskan isi kandungan ayat per ayat yang ada di Al-Fatihah. Namun, kita dituntut untuk mengetahui betul apa isi kandungan ayat per ayat Al-Fatihah, baik dari buku, internet, guru mengaji, ustaz, ulama, atau di majelis-majelis ilmu.

Makanya, di sisa waktu Ramadan ini, mari kita sisihkan waktu untuk mempelajari kandungannya! Dengan begitu, kita bisa melaksanakan salat dengan khusyuk.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR