KALIANDA (Lampost.co) -- Aktivitas gunung anak krakatau (GAK) cenderung turun dibandingkan empat hari lalu. Dimana pada 18 Agustus 2018 aktivitas letusan mencapai 578 kali,  namun pada Selasa (21/8/2018) lalu hanya terjadi 122 kali letusan per hari.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak krakatau di Hargopancuran kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan Andi Suardi, walau aktivitas GAK dua hari terakhir ini cenderung turun namun statusnya masih waspada (level II). Untuk itu, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau merekomendasikan larangan kepada masyarakat atau wisatawan untuk tidak mendekati kawah dalam radius 2 km.



"Gunung Anak Krakatau dua hari ini aktivitas vulkaniknya turun, namun status tetap waspada karena aktivitasnya masih tinggi dan fluktuatif, “ kata Andi kepada Lampost co,  Rabu (22/8/2018).

Salah satu aktivitas yang cukup menonjol dalam adalah suara dentuman yang dirasakan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat di Pos Gunung Api (PGA) ditengah laut selat sunda bagian selatan tersebut. Selain dentuman, GAK juga masih aktif mengeuarkan letusan, embusan dan guguran pijar api.

“Munculnya embusan menandakan aktivitas di permukaan untuk pelepasan gas, sedangkan guguran menandakan adanya material yang terlepas dari kawah gunung setinggi 305 mpdl, “ jelas Andi Suardi.

Berdasarlkan laporan PVMBG periode pengamatan Senin (20/8/2018) pukul 00:00-24:00 WIB, meteorologi  cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah Timur laut, Timur, Tenggara, dan Barat daya dengan suhu udara 21-31 °C, kelembaban udara 62-97.8 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Secara visual asap kawah tidak teramati. Pada malam hari dari CCTV teramati sinar api dan material pijar. Terdengar suara dentuman dan dirasakan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat di pos PGA.

Sedangkan letusan sebanyak 122 kali, 107 kali embusan, tremor harmonik (14), vulkanik dangkal (30), vulkanik dalam (1) dengan iringan tremor menerus dengan amplitudo 1-7 mm (dominan 1 mm).

Sedangkan periode pengamatan Selasa (21/8/2018) pukul 00:00-24:00 WIB, Gunung api Anak Krakatau terlihat cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut, timur, enggara, dan barat daya. Suhu udara 21-31 °C, kelembaban udara 62-97.8 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR