BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Aksi kriminalitas Saleh (35) memang cukup meresahkan, pasalnya pelaku kerap melakukan kejahatan pencurian dengan menggunakan senjata api yang meresahkan masyarakat, khususnya Kabupaten Lampung Timur.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto, mengatakan sasaran pelaku yakni para pekerja petani karet dan berbagai kegiatan pertanian yang dilakukan oleh warga di Kecamatan Marga Sekampung.
"Dia ini, orang pulang nyadap karet dijegat, orang pulang kerja dijegat, kadang rumah korban juga disamperin, warga Lampung Timur cukup resah," ujarnya kepada awak media di RS Bhayangkara POlda Lampung, Rabu (14/3/2018).
Dalam beraksi, ia tak segan menodongkan sejata api rakitan dan senjata tajam kepada para korbannya, hingga ketakutan. "Tapi dari penyelidikan kami, memang belum ada korban yang sampai dilukai, rata-rata mereka ketakutan, dan membiarkan barang jarahannya diambil pelaku," katanya.
Pelaku pun juga tercatat sebagai residivis dengan perkara yang sama. Ia ditangkap Polsek Jabung sekira tahun 2005 s/d 2007, lalu ditangkap Polsek Marga Sekampung pada tahun 2014-2015. Saat ini masih didalami apakah pelaku, merupakan pelaku tunggal atau mempunyai komplotan dan jaringan lainnya.
Sebelumnya, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung Menangkap pelaku spesialis curas, Curat dan Curanmor (C3), yakni Saleh (35), warga dusun I, Desa Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pelaku pun harus tewas lantaran melawan ketika ditangkap di kediamannya, pada Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR