LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 17 July
4557
Kategori Kriminal
Penulis Deni Zulniyadi
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | Aksi Residivis Pembobol Rumah Ini Berdalih buat Biaya Anak Masuk SMP
Residivis pembobol rumah ditangkap petugas Polsek Telukbetung Selatan. (Foto:Lampost/Deni Zulniyadi)

Aksi Residivis Pembobol Rumah Ini Berdalih buat Biaya Anak Masuk SMP

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Desmi (40), ditangkap polisi karena membobol rumah dan mencuri 5 dompet, serta dua ponsel di rumah milik Sunaryati di Jalan Ikan Tenggiri, Telukbetung Selatan, Minggu (16/7/2017).

Residivis dengan kasus yang sama itu ditangkap petugas Polsek Telukbetung Selatan di rumah kos-kosannya di Jalan Ikan Kembung, Pesawahan.
 Meski sudah 3 kali masuk bui tidak membuat jera Desmi. Terakhir tersangka masuk sel tahanan Way Huwi dan dihukum 2 tahun penjara karena kasus yang sama pada 2012 lalu.

Menurut Desmi, dia mencuri untuk biaya anak sulungnya masuk Sekolah Menengah Pertama. Di rumah korban dia berhasil mendapatkan 2 ponsel, 5 dompet dan uang tunai Rp250 ribu. Korban mengalami kerugian Rp3,1 juta. "Tadinya untuk biaya anak sekolah masuk SMP," kata bapak anak 3 itu di Mapolsek Telukbetung Selatan, Senin (17/7/2017).

Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho didampingi Kanit Reskrim Aiptu Asep Komarudin mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban.
"Setelah menerima laporan, tim melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di kos-kosannya di Jalan Ikan Kembung.
Tersangka membobol rumah korban menggunakan sebilah linggis. Dari tersangka disita KTP, dan kartu berobat pelaku, ponsel Mito, ponsel Ever Cross, sebilah linggis, satu unit laptop Asus warna ungu.
Berdasarkan hasil mengembangan ternyata pelaku pernah melakukan pe curian dibeberapa TKP antara lain mencuri CCTV milik Bank Swadaya komplek pertokoan pasar Mangga Dua, Pesawahan, Telukbetung Selatan pada April 2017 lalu.

Menjambret laptop Asus warna ungu dari 2 orang wanita pengendara sepeda motor di Jalan Soekarno Hatta dekat flyover Sultan Agung, 12 Juli lalu.
"Tersangka dijerat pasal 363 KUHpidana diancam dengan hukuman 7 tahun penjara," kata Kapolsek.

BAGIKAN


  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv