KALIANDA (Lampost.co) -- Akses menuju Gerbang Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) di KM 27+300 ruas Bakauheni-Terbanggi besar, Desa Harabanjarmasin, Kecamatan Kalianda, minim rambu-rambu. Akibatnya, sejumlah kendaraan yang hendak melintasi jalan tol merasa kebingungan.

Seperti yang dialami, Jonson (36) salah pengguna jalan asal Kecamatan Sragi. Dia mengaku merasa kebingungan saat hendak memasuki gerbang pintu JTTS Kalianda. Hal inj disebabkan, tidak adanya rambu-rambu yang terpasang di tepi Jalinsum "Saya masih bingung mau masuk Gerbang Tol yang di Kalianda. Dulu pernah saya masuk gerbang tol lewat pintu yang ada di Kecamatan Sidomulyo. Padahal, di Kalianda ada pintu tol yang belum dilengkapi rambu-rambu," katanya, Rabu (1/5/2019).



Hal senada diungkapkan, Bambang (42) salah satu warga yang berada tidak jauh dari pintu masuk gerbang tol Kalianda, mengatakan tak sedikit warga menghawatirkan kurangnya rambu-rambu Gerbang Pintu JTTS. "Akses menuju Gerbang Tol tidak ada rambu-rambunya, mas. Seharusnya, ditepi Jalinsum dipasang rambu-rambu masuk pintu tol. Tak sedikit kendaraan yang kelewat akibat tidak tau gerbang tol Kalianda," katanya.

Selain itu, tambah Bambang, Jalinsum merupakan jalan Nasional yang cukup padat lalu lintas kendaraan sehingga rambu-rambu sangat di butuhkan. "Jalinsum adalah jalan yang banyak kendaraan. jika tidak ada rambu-rambu pintu tol nya, maka dikhawatirkan akan banyak kecelakaan," tambahnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR