Jakarta (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengumumkan struktur pengurus baru di bawah kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto. Ada 11 koordinator bidang (korbib) serta dua badan kajian internal partai dalam susunan itu. 

"Hari ini saya selaku ketua umum terpilih hasil Munaslub 2017-2019 akan mengumumkan hasil revitalisasi dan restrukturasi kepengurusan Partai Golkar untuk menjalani sisa periode hingga 2019," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Senin, 22 Januari 2018. 

Ia mengatakan revitalisasi dan restrukturisasi kepengurusan partai berlambang 'Pohon Beringin' ini berfokus pada kegiatan di tahun politik. Ia optimistis Partai Golkar mampu mengamankan 16 hingga 18 persen suara pemilih.

"Jadi, susunan dan strukturnya murni untuk menghadapi Pemilu 2019 dan tahun politik 2018," ujarnya. 

Menurut Airlangga, susunan pengurus tersebut segera didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Tugas baru yang diamanatkan untuk kader terpilih pun diminta segera dilaksanakan. 

"Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan selain membentuk pengurus, DPP Partai Golkar juga membentuk dua badan, yaitu Badan Strategis dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang)," pungkas dia.  

Berikut susunan kepengurusan inti DPP Partai Golkar periode 2017-2019: 
Ketua Umum: Airlangga Hartarto
Sekretaris Jenderal: Lodewijk Freidrich Paulus
Wakil Sekretaris Jenderal: Sarmudji
Bendahara Umum: Robert Kardinal
Korbid Kepartaian: Ibnu Munzir
Korbid Perekonomian: Azis Syamsuddin
Korbid Perempuan, Pemuda, dan Inovasi Sosial: Agus Gumiwang Kartasasmita
Korbid Kelembagaan: Idrus Marham
Korbid Pemilih Luar Negeri: Happy Bone Zulkarnain
Korbid Pratama: Nurdin Halid
Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera: Indra Bambang Utoyo
Korbid Pemenangan Pemilu Jawa Kalimantan: Nusron Wahid
Korbid Pemenangan Indonesia Timur: Melchias Marcus Mekeng 
Korbid Kesra: Roemkono
Korbid Penggalangan Khusus: Hajriyanto Thohari
Badan Litbang: Umar Juworo
Badan Kajian Strategis dan Intelijen: Eko Wiratmoko

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR