Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto masih menutup nama kader yang bakal menggantikan posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Ia hanya menjawab singkat kriteria pengganti Novanto.
 
"Pertama, dia pasti anggota Partai Golkar. Kedua, dia pasti anggota fraksi Golkar," kata Airlangga usai munaslub Golkar di JCC Senayan, Jakarta Selatan,  Rabu, 20 Desember 2017.
 
Airlangga menegaskan, dari dua kriteria umum itu, 91 kader Golkar di DPR memenuhi persyaratan. Namun, lagi-lagi ia masih enggan menyebut nama pengganti Novanto di parlemen. Yang jelas, kata Airlangga, ketua DPR nanti pro perbaikan tata kelola DPR sebagai lembaga pengawas.
 
"Di garda terdepan untuk tata kelola yang baik. Nah tata kelola yang baik itu termasuk tidak melakukan praktik yang tidak diinginkan," ujarnya.

Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid juga irit bicara soal nama pengganti Novanto. Nurdin hanya menegaskan, seluruh kader Golkar di DPR berpeluang menjadi ketua DPR.
 
"Artinya, banyak kader Golkar yang bisa dipertimbangkan menjadi ketua DPR," ujar Nurdin.
 
Sejumlah nama digadang-gadang bakal jadi pengganti Novanto sebagai ketua DPR. Beberapa nama yang mencuat yakni Ketua Badan Anggaran DPR Aziz Syamsuddin, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, dan Wakil Ketua Komisi IV Roem Kono. Ada juga nama Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang, Ketua Komisi II Zainuddin Amali, dan mantan Ketua Fraksi Golkar Kahar Muzakkir.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR