KALIANDA (Lampost.co) -- Ribuan hektare areal sawah petani di Kecamatan Sidomulyo dan Way Panji yang ditanami padi berusia 2-3 bulan terancam kekeringan. Sebabnya adalah debit air irigasi dari sungai Way Katibung terus menyusut.

Luas lahan di Kecamatan Sidomulyo sekitar 2.796 hektare dan di Kecamatan Way Panji seluas 2.260 hektare. Rata-rata para petani setempat sangat bergantung dengan hujan.



Untuk tetap mendapatkan air untuk tanaman nya, para petani setempat harus menggunakan  mesin sedot air. Namun, air irigasi yang berasal dari sungai Way Katibung, sudah mulai menyusut. Sehingga beberapa petani setempat mengaku pasrah.

"Air di irigasi sudah susut, kami sudah kesulitan air," kata Mislam (53) petani di Kecamatan Sidomulyo, Kamis (7/9/2017).

Dijelaskannya, sudah sejak sebulan terakhir, para petani mengandalkan air dari irigasi karena rendahnya curah hujan. "Andalan kami hanya irigasi ini saja mas. Tapi sekarang sudah tidak bisa berbuat banyak, harapan kami beberapa hari kedepan turun hujan," katanya kepada Lampost.co.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kepala Unit Pelaksana Teknik (UPT) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kecamatan Sidomulyo, Didik dalam keadaan sibuk. Begitu juga saat dikirim pesan singkat dan pesan melalui whatssapp tidak dijawab.

Lain halnya dengan yang dialami petani di Kecamatan Candipuro, tanaman padi sudah masuki musim panen. Membuat, puncak musim kemarau saat ini tidak memengaruhi tanaman padi petani setempat.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, tanaman padi sudah mulai tampak menguning. Bahkan sebagian lahan padi sudah di panen para petani.

"Di sini, para petani sudah persiapan panen gaduh. Jadi tidak berpengaruh dengan musim kemarau," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Tanaman Pangan, Holtikulturan dan Perkebunan, Kecamatan Candipuro, Legiyem.

Dijelaskannya, jika lahan di kecamatan Candipuro, seluas 5.617 hektare tidak alami kekeringan. Karena air yang digunakan para petani setempat cukup. "Air disini cukup, irigasi dan sumur bor semua berjalan baik," kata dia.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR