WAY KANAN (Lampost.co) -- Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, didampingi Wakil Bupati Edward Antony, membuka Bulan Panutan PBB Kabupaten Way Kanan Tahun 2019, di Gedung Serba Guna, Selasa (6/8/2019).

Dalam sambutannya, Raden Adipati Surya, menyampaikan bahwasannya kemandirian Pemerintah Daerah untuk dapat melaksanakan kebijakan Desentralisasi Fiskal secara bertanggung jawab dibutuhkan dalam pelaksanaan Otonomi Daerah.



Untuk itu, Pajak dan Retribusi yang telah diserahkan menjadi kewenangan Pemerintah Daerah sebagai bagian dari kebijakan Desentralisasi Fiskal harus dikelola dan ditingkatkan sebagai salah satu sumber Pendapatan Daerah.

Hal ini, mengingat Pajak dan Retribusi Daerah merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi sumber pendanaan bagi keberlangsungan pembangunan daerah baik sekarang maupun di masa yang akan datang.

Kontribusi penerimaan Pajak Daerah terhadap APBD Kabupaten Way Kanan dalam kurun waktu dua tahun terakhir terus mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2017 teralisasi Rp. 15.182.720.242,85,- dan pada tahun 2018 terealisasi sebesar Rp. 18.384.787.051,- serta pada tahun 2019 ini ditargetkan sebesar Rp. 21.784.575.00,-.

Dalam pelaksanaan pemungutan Pajak Daerah masih dihadapkan beberapa kendala seperti masih relatif rendahnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak dan minimnya potensi objek dan subjek pajak yang dapat dipungut diwilayah Kabupaten Way Kanan, seperti hotel dan restoran.

"Melalui moment kegiatan Bulan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Kabupaten Way Kanan melalui pemenuhan kewajibannya dalam membayar Pajak Daerah”, jelasnya.

Adipati juga menghimbau dan mengajak semua pihak membayar pajaknya untuk memberikan contoh  kepada masyarakat dalam pemenuhan kewajiban perpajakan. selain membayar pajak tepat waktu wajib pajak juga harus taati aturan tentang perpajakan.

"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu selaku Wajib Pajak yang secara aktif melakukan pembayaran pajak secara tepat waktu bahkan sebelum jatuh tempo pembayarannya," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Hendri Syahri, menyampaikan bahwa saat ini yang melakukan pelunasan PBB sebanyak 23 kampung. Untuk target pajak Tahun 2019 mengalami penurunan yaitu sebesar Rp2,1 miliiar yang disebabkan adanya evaluasi terhadap objek pajak.

Selanjutnya, dalam Bulan Panutan PBB Tahun 2019 SPPT sudah dibagikan terlebih dahulu berbeda dengan tahun lalu dimana SPPT dibagikan setelah kepala daerah membayar pajak.

Hadir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, kepala dan unsur Inspektorat Daerah Kabupaten, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten, RSUD Zainal Abidin Pagar Alam, Pengurus Korpri serta Camat Se-Kabupaten Way Kanan.

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR