KRUI (Lampost.co) -- Dalam acara halal bihalal yang digelar di wilayah Way Haru tepatnya, di Pekon Way Tiyas, Kecamatan Bangkunat,  Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Rabu (11/7/2018), Bupati Agus Istiqlal menyampaikan pesan untuk warga Way Haru yang menjadi daerah tertinggal di Kabupaten setempat.

Pihaknya menjelaskan, dalam hal ini Pemkab Pesibar-DPRD tengah berjuang menyelesaikan cita-cita bersama, yakni membuka akses Wayharu dengan maksimal.



"Wayharu harus seperti wilayah lain, sama dengan wilayah lain, bahkan lebih dari wilayah lain. Wayharu harus ada perubahan, keterlibatan peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam mewujudkan upaya cita-cita pembangunan tersebut," tegasnya.

Menurutnya, Pemkab Pesibar telah berupaya memperlakukan secara sama terhadap masyarakat Wayharu dengan kecamatan lainnya. "Termasuk dalam hal pemekaran Kecamatan Belimbing dan Marang, kalau rekan legislatif mendukung mudah-mudahan terwujud. Kalau kita kuat tidak satupun bisa merobohkan kita," kata bupati.

 

Warga Terharu

Dalam halal bihalal kabupaten yang pertama kalinya digelar sejak Indonesia merdeka itu, ada pemandangan yang berbeda dari waktu-waktu sebelumnya. Kondisi dimaksud yakni kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) biasa yang berjumlah puluhan mobil dan ratusan motor kini mulai masuk ke Wayharu dengan leluasa.

Tokoh masyarakat yang juga mewakili Sai Batin Marga Belimbing, Tasman, menyampaikan rasa terimakasih yang memilih acara halal bihalal di Wayharu atau wilayah Marga Belimbing. "Baru kali ini Pak Bupati acara halal bihalal kabupaten digelar di Marga Belimbing," ujarnya.

"Empat tahun lalu kami belum pernah melihat mobil Bupati parkir dilapangan di pekon kami. Hari ini sejarah mencatat perhatian Pemkab Pesibar oleh Bupati dan DPRD tercurahkan untuk masyarakat Wayharu atau Marga Belimbing," Ujarnya.

Dirinya menerangkan bahwa masyarakat Wayharu atau Marga Belimbing kedepan siap berpartisipasi dalam melaksanakan program unggulan Pemkab Pesibar.  "Utamanya dalam hal upaya pemekaran Kecamatan Belimbing kedepannya," Lanjutnya.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR