JAKARTA (Lampost.co) -- Sebuah diskusi digelar di depan gedung Nusantara V MPR RI, Senin (29/10/2018). Saat diskusi berjalan, teriakan 2019 Ganti Presiden menggema di acara tersebut.

Diskusi tentang korupsi itu digelar Forum Masyarakat Peduli Penegakan Hukum dan Keadilan. Hadir beberapa pembicara diantaranya Amien Rais, Neno Warisman, Ridwan Saidi, Prijanto Soemantri, pimpinan persaudaraan 212 Slamet Maarif, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Wakil Sekjen Gerindra Ferry Juliantono.



Baca Juga : Tiga Pelaku Judi Koprok Dibekuk

Diskusi itu rencananya di gelar di ruang GBHN Nusantara V. Namun ijin pinjam dibatalkan. Pengakuan pihak panitia, pembatalan itu karena pihak Sekretariat MPR beralasan ruangan dipakai untuk agenda lain. Diskusi pun digelar di depan gedung Nusantara V.

Teriakan 2019 Ganti Presiden itu diawali saat Wakil Sekjen Gerindra Ferry Juliantono berbicara di depan peserta diskusi. Ferry awalnya berbicara terkait korupsi baik sola Meikarta, Reklamasi dan lainnya.

Ferry kemudian berbicara ihwal diskusi yang digelar secara lesehan itu batal menempati ruangan GBHN.

“Saya senang ketemu bapak ibu sekalian. Semakin di luar (ruangan) semakin heroik. Tanda-tanda kemenangan sudah di depan,” kata Ferry tanpa menjelaskan kata kemenangan yang dimaksud.

Baca Juga : Tes CPNS Tuba Berubah

Peserta diskusi yang hadir menyambut perkataan Ferry. “Takbir. 2019 Ganti Presiden,” teriak peserta diskusi

Ferry kemudian menanggapi jangan berbicara pilpres. “Jangan bicara pilpres di sini, tapi syukur kalau diganti,” ujarnya disambut tawa peserta diskusi.

Tak berselang lama, pimpinan persaudaraan 212 Slamet Maarif menjadi pembicara. Ia lebih menyoroti bagaimana diskusi yang batal di dalam ruang GBHN.

“Untung bukan saya koordinator acaranya. Kalau saya koordinatornya sudah saya dobrak itu pintu ruangannya,” ungkapnya.

Teriakan 2019 Ganti Presiden pun kembali menggema saat Neno Warisman berbicara.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR