BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemilik Toko Abel Elektronik, Iskandar Tadjudin menambahkan, saat ini Lampung memiliki pasar elektronik di segmen menengah ke bawah dan lebih mengincar produk mulus. Namun, diyakini kedepan konsumen untuk barang cacat publik akan terbentuk, seperti pada pengusaha kredit. Sebab, harga yang ditawarkannya jauh dibawah harga pasar.

"Pengusaha kredit kecil itu sangat berminat sekali, karena harga miring dan dibawah harga normal. Cuma fisik saja yang cacat, tetapi fungsinya tetap maksimal. Bedanya bisa Rp500 - Rp1 juta. Bahkan bisa lebih dari itu tergantung kondisi barangnya, seperti kulkas, mesin cuci, dispenser, cas fisher, televisi, dan audio," kata dia.



Iskandar melanjutkan saat ini barang tersebut didatangkan dari supplier asal Jakarta dan khusus produk Polytron dikirimkan dari dealer resmi Polytron. Namun, produk reject tersebut tidak memiliki garansi resmi dari dealer pabrik. Untuk itu, guna memberikan rasa aman dan yakin, dirinya memberikan garansi toko ke konsumen selama enam bulan.

Baca Juga:

Abel Elektronik Berikan Harga Spesial dan Hadiah Langsung

"Pengiriman kami gratiskan pada jarak 2 km, tetapi lebih dari itu biasanya kami kenakan ongkos kirim. Kemudian melihat besarnya pasar di wilayah Telukbetung, saya berencana juga untuk membuka cabang di daerah Kota Karang, karena prospeknya ada disana," tuturnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR