LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 2 April
4870
Kategori Lampung
Penulis Abu Umarali
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | Siti Nurbaya: Masyarakat Dunia Memperhatikan Kelesatrian Satwa di Hutan Kita
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar. (Foto:Dok.Lampost)

Siti Nurbaya: Masyarakat Dunia Memperhatikan Kelesatrian Satwa di Hutan Kita

KOTA AGUNG--Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, melakukan kunjungan ke Kabupaten Tanggamus dalam rangkaian memperingati Hari Hutan Internasional dan Hari Rimbawan ke-34, di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kotaagung Barat, Minggu (2/4/2017).

Acara dihadiri Sekretaris Provinsi, Sutono, Plt. Sekkab Tanggamus, Andi Wijaya, Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Dandim 0424/TGS Letkol Hista Soleh Harahap, sejumlah kepala SKPD Tanggamus serta 337 peserta kemah konservasi.

Siti Nurbaya menyampaikan jika kedudukan konervasi sangat penting, sehingga jangan terbatas pada pelestariannya saja, tapi juga upaya pengembangannya disuatu wilayah. Pihak Kementerian saat ini tengah menanggulangi terjadinya gangguan yang kerap menimpa konservasi. "Setiap hari, hampir 500 email yang berasal dari seluruh dunia saya terima, berisi pertanyaan soal kondisi satwa yang ada di taman nasional. Ini membuktikan jika masyarakat dunia sangat memperhatikan kelestarian satwa di hutan kita," katanya. Oleh karenanya, lanjut Siti, kawasan hutan harus benar-benar dijaga dan ini menjadi tanggung jawab bersama. Peran hutan sangatlah penting, disamping menawarkan keindahan wisata alamnya. "Melalui program hutan sosial, maka masyarakat diberikan akses untuk memperoleh hasil hutan bukan kayu. Misalnya, madu, rotan dan buah-buahan," terangnya.

Sementara itu, Plt. Sekkab Tanggamus berharap jalinan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan provinsi dan pusat dalam pelaksanaan kebijakan hutan. Sebab, meski wilayah hutan di Tanggamus amat luas namun pihak pemerintah daerah sudah tidak memiliki kewenangan pengelolaan hutan. "

Kabupaten Tanggamus memiliki luas wilayah 285.546 hektare, 47 persennya adalah kawasan hutan. Dewasa ini, kawasan hutan tersebut membutuhkan penanganan khusus dari semua pihak," ujar Andi. Pada kesempatan ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan kegiatan penebaran bibit udang di kolam milik SUPM Kotaagung Barat, penanaman pohon anggur serta serah terima penitipan satwa dilindungi ke TNBBS Kotaagung.

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv