KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 83 pejabat yang di rolling pada 8 Juni 2018 tetap melaksanakan tugasnya sesuai dengan penempatannya. Hal itu dengan pertimbangan demi keberlangsungan pelayanan publik dan roda pemerintahan Kabupaten Tanggamus.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aan Derajat mengatakan bahwa ke-83 pejabat yang dilantik kemarin tetap melaksanakan tugasnya sebagaimana tugas pokok dan fungsinya (topuksi) masing-masing. Adapun aksi yang diambil oleh Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin kemarin hanya sebatas dalam rangka kelancaran dan kondusifitas pelaksanaan Pilkada serentak di Tanggamus.



"Tetap bekerja dengan jabatan yang diberikan pada saat pelantikan kemarin. Artinya masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan tetap berjalan dan bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Aan Derajat menambahkan, bahwa pada saat pelantikan kemarin sudah langsung dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dari para pejabat lama ke yang baru. "Pernyataan bupati kemarin murni hanya untuk mengamankan menjelang pelaksanaan Pilkada," tegasnya.

Pengamat kebijakan publik Fisip Unila Dedi Hermawan mengatakan bahwa legal formal tidak bisa digantikan dengan sebatas pernyataan. Sehingga pejabat yang dilantik sudah memiliki kekuatan untuk tetap menjalankan tugasnya sesuai SK Bupati.

"Legal formal dalam hal ini berbentuk surat keputusan (SK), posisinya tidak bisa digeser dengan hanya sebuah pernyataan. Kalau mau ganti ya harus pakai SK juga," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR